Thailand Masters 2026: Evaluasi Untuk Penampilan Raymond/Joaquin
Podium Ganda Putra Thailand Masters 2026/[Foto:PBSI]
Bangkok - Pasangan muda Merah Putih, Raymond Indra / Nikolaus Joaquin cukup impresif penampilannya dengan meraih dua final dalam dua pekan dengan yang terakhir di Thailand Masters World Tour Super 300 yang berakhir pada Minggu (1/2).
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian mengatakan bahwa kondisi fisik menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi oleh Raymond / Joaquin yang gagal di kedua final.
Raymond / Joaquin kalah di final Indonesia Masters World Tour Super 500 melawan mantan peringkat 1 dunia asal Malaysia, Goh Sze Fei / Nur Izzuddin Rumsani, sementara di final Thailand Masters menyerah dari seniornya di Pelatnas Cipayung, Leo Rolly Carnando / Bagas Maulana.
"Catatan untuk Raymond/Joaquin, pada dua partai final tersebut performa mereka tidak tampil seperti pada babak-babak sebelumnya. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi bersama antara saya, Raymond/Joaquin, pelatih, serta tim pendukung setelah kembali ke Jakarta," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, melalui keterangan pers Humas PP PBSI pada Senin (2/2) di Jakarta.
"Yang pasti, peningkatan kondisi fisik harus dilakukan untuk mendukung performa dan prestasi mereka agar mampu bersaing di turnamen-turnamen dengan level yang lebih tinggi," katanya.
Sementara pencapaian ini membawa Leo / Bagas mengakhiri puasa kemenangan dan meraih gelar pertama mereka musim ini, sementara bagi Raymond / Joaquin, ini adalah runner-up beruntun yang mereka raih setelah menjadi terbaik kedua di turnamen kandang Indonesia Masters pekan lalu di Istora Senayan Jakarta.
"Alhamdulillah bisa juara di Thailand Masters Super 300 kali ini," tanggap Leo kepada tim Humas dan Media PP PBSI, setelah pertandingan berdurasi 35 menit itu.
"Kami sudah lama tidak masuk final, kami juga belum bisa juara lagi setelah Korea Open 2024. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih yang sudah support dan membantu kami berdua," Leo, menjelaskan.
Moh Zaki Ubaidillah meraih gelar terbesar dalam kariernya yang masih muda ketika ia memenangkan PRINCESS SIRIVANNAVARI Thailand Masters 2026 mengalahkan harapan tuan rumah Panitchaphon Teeraratsakul dalam pertandingan tiga game yang menegangkan.
Hasil 21-19, 20-22 dan 21-19 yang diraih Moh Zaki Ubaidillah mengakhiri kampanye gemilang Indonesia yang berhasil meraih empat gelar juara.
"Saya melihat sikap tidak mau menyerah yang ditunjukkan pada pertandingan hari ini, menjadi modal penting yang harus terus dijaga dalam upaya meraih prestasi di turnamen-turnamen berikutnya," kata Eng Hian melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, Senin (2/2), di Jakarta.
"Ke depan, Ubed harus mampu menjaga konsistensi performa agar bisa masuk ke peringkat top 15 dunia pada tahun 2026, sebagai bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pada tahun 2027," tambahnya.
Artikel Tag: Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, Leo Rolly Carnando, Bagas Maulana, Badminton Indonesia, Thailand Masters 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/thailand-masters-2026-evaluasi-untuk-penampilan-raymondjoaquin
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini