Wei Chong/Kai Wun Waspadai Ganda Putra Indonesia di Malaysia Open 2026
Fajar Alfian-Muhammad Shohibul Fikri-Sabar Karyaman Gutama-Moh Reza Pahlevi Isfahani/[Foto:PBSI]
Kuala Lumpur - Konsistensi luar biasa yang ditunjukkan oleh pasangan ganda putra Indonesia sangat mengintimidasi pasangan Malaysia, Man Wei Chong / Tee Kai Wun.
Dengan demikian, Wei Chong-Kai Wun bersiap menghadapi masa sulit jika mereka bertemu lawan dari Indonesia di Malaysia Open yang berlangsung dari 6-11 Januari.
Yang menarik, orang Korea, Tiongkok, Jepang, atau Denmark tampaknya tidak terlalu mengganggu Wei Chong-Kai Wun.
Yang akan menorehkan prestasi mereka di Malaysia Open adalah pasangan peringkat 6 dunia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, peringkat 8 dunia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan peringkat 23 dunia Raymond Indra-Nikolaus Joaquin.
Hasil terbaru menunjukkan tantangan besar yang ditimbulkan oleh para pesaing regional Wei Chong-Kai Wun di Kuala Lumpur.
Bagi Wei Chong-Kai Wun, pasangan peringkat 5 dunia, masalahnya bukan lagi lawan yang tidak dikenal, melainkan pola permainan yang sudah familiar.
Pasangan Indonesia telah mengalahkan pasangan Malaysia dalam tiga turnamen terakhir mereka — hal ini menunjukkan adanya kesenjangan dalam ketenangan dan eksekusi, bukan keterampilan.
"Kami sudah beberapa kali kalah dari pasangan Indonesia," aku Wei Chong.
"Gaya bermain mereka cukup mirip dengan gaya kami, tetapi mereka lebih konsisten. Di situlah kami masih kurang."
Tren yang mengkhawatirkan ini kembali terungkap di World Tour Finals di Hangzhou bulan lalu, di mana Wei Chong-Kai Wun kalah dari Sabar-Moh Reza di babak penyisihan grup.
Kekalahan ini kemudian disusul oleh kekalahan lain dari pasangan Merah Putih yang sama di semifinal SEA Games Thailand baru-baru ini, sehingga Malaysia tertinggal dalam rekor pertemuan dengan 5-1.
Indonesia juga memiliki kedalaman pemain. Di Australian Open bulan November lalu, Wei Chong-Kai Wun dikalahkan oleh pasangan muda Raymond-Nikolaus saat mereka terus kesulitan melawan rival-rival Indonesia.
Untungnya, Wei Chong-Kai Wun tidak perlu terlalu khawatir dengan ancaman dari Merah Putih di babak-babak awal Malaysia Open karena undian menjauhkan pasangan peringkat 5 dunia itu dari mereka.
Pasangan Malaysia terakhir yang memenangkan Malaysia Open adalah Goh V Shem-Lim Khim Wah pada tahun 2014, sebuah masa paceklik yang menambah beban harapan di tanah air.
Namun, Wei Chong-Kai Wun mendapatkan lawan yang sulit di babak pertama, yaitu mantan pasangan peringkat 1 dunia asal Denmark, Kim Astrup-Anders Skaarup Rasmussen.
"Yang terpenting adalah persiapan. Jika performa kita bagus, hasilnya akan datang," kata Wei Chong.
Wei Chong-Kai Wun memenangkan Indonesia Masters dan Malaysia Masters tahun lalu, hasil yang meningkatkan ekspektasi dan mengukuhkan posisi mereka di antara para pemain elit dunia.
Namun, kemunduran yang mereka alami baru-baru ini menunjukkan bahwa langkah selanjutnya terletak pada mempertahankan intensitas saat pertandingan semakin ketat.
"Kami sebenarnya tidak terlalu memperhatikan peringkat. Siapa pun yang tampil lebih baik di turnamen ini akan menang. Peringkat hanyalah angka," tambah Wei Chong.
Artikel Tag: Man Wei Chong, Tee Kai Wun, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Malaysia Open 2026, Indonesia
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/wei-chongkai-wun-waspadai-ganda-putra-indonesia-di-malaysia-open-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini