Yap Kim Hock Bantah Gantikan Nova Widianto Jadi Pelatih Ganda Campuran
Nova Widianto/[Foto:NST]
Akankah Yap Kim Hock kembali ke Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) sebagai pelatih kepala ganda campuran nasional?
BAM sedang mencari pelatih baru untuk menggantikan Nova Widianto, yang pergi pada 31 Juli untuk menjadi pelatih kepala ganda campuran Indonesia, dan Kim Hock yang berpengalaman bisa masuk dalam radar badan nasional tersebut.
Peraih medali perak Olimpiade Atlanta 1996, yang memenangkan medali tersebut bersama Cheah Soon Kit, saat ini melatih di Akademi Bulu Tangkis Zhengzhou di Henan, Tiongkok.
Namun, kunjungan yang direncanakannya ke Kuala Lumpur awal bulan depan telah memicu spekulasi tentang kembalinya dia ke BAM.
Kim Hock mengatakan dia akan berada di Kuala Lumpur untuk berkompetisi di kategori orang tua-anak Kejuaraan Internasional Galaxy Lightning Cup di Genting Highlands mulai 3-6 September bersama putranya yang berusia 19 tahun, Yap Jun Sen, di mana mereka meraih posisi runner-up tahun lalu.
"Saya akan datang ke KL bulan depan, tetapi hanya untuk mendampingi putra saya Jun Sen dan berkompetisi di Lightning Cup. Saya rasa kabar tentang kembalinya saya ke BAM hanyalah rumor," kata Kim Hock sambil tertawa ketika dihubungi di China.
"Saya juga bermain di turnamen itu tahun lalu, di mana kami meraih posisi runner-up, dan kami bermain lagi kali ini."
"Kepulangan saya adalah untuk berpartisipasi, tetapi yang lebih penting, untuk menghabiskan waktu bersama keluarga saya, yang tinggal di Malaysia."
Kim Hock memulai karier kepelatihannya sebagai kepala pelatih tim junior nasional pada tahun 2002, di mana ia menemukan Koo Kien Keat sebagai bintang masa depan, sebelum menjadi kepala pelatih BAM dari tahun 2004 hingga 2008.
Ia kemudian ditugaskan kembali ke Sekolah Olahraga Bukit Jalil sebagai pelatih junior nasional dan juga menjabat sebagai kepala pelatih Klub Bulu Tangkis Petaling dari tahun 2013 hingga 2017 sebelum pindah ke Tiongkok.
Kim Hock mengatakan kontraknya di Henan berlaku hingga akhir tahun dan dia belum memutuskan masa depannya dalam waktu dekat.
"Kontrak saya di China berlaku hingga akhir tahun. Setelah itu, saya akan memutuskan langkah selanjutnya dalam karier kepelatihan saya," tambah Kim Hock.
Yap Kim Hock sebelumnya telah menyatakan keinginannya pada tahun 2017 untuk kembali bergabung dengan BAM.
Fakta bahwa dia tidak membantah kemungkinan kembali adalah indikasi jelas bahwa dia belum mengesampingkannya jika ada tawaran.
BAM juga dikabarkan tertarik untuk menunjuk seorang warga Malaysia untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Nova, dan pemain serba bisa Kim Hock bisa menjadi pilihan ideal untuk memenuhi persyaratan badan nasional tersebut.
Yap Kim Hock juga pernah bekerja sama dengan Chen Tang Jie, juara dunia ganda campuran 2025 bersama Toh Ee Wei, selama masa baktinya di Petaling BC dan bisa saja kembali berpasangan dengan mantan anak didiknya itu jika ia kembali ke BAM.
Artikel Tag: bam, Nova Widianto, Yap Kim Hock
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/yap-kim-hock-bantah-gantikan-nova-widianto-jadi-pelatih-ganda-campuran
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini