Atlanta Dream Ingin Perlebar Keunggulan atas New York Liberty di Game 2

Penulis: Hanif Rusli
Kamis 08 Okt 2026, 06:22 WIB - 124 views
DeWanna Bonner (kiri), pemain veteran yang bergabung di pertengahan musim, menyumbang 23 poin dan sembilan rebound saat Atlanta Dream menang di Game 1. (Foto: AP)

DeWanna Bonner (kiri), pemain veteran yang bergabung di pertengahan musim, menyumbang 23 poin dan sembilan rebound saat Atlanta Dream menang di Game 1. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Atlanta Dream mengandalkan kedalaman skuad saat berusaha memperbesar keunggulan atas New York Liberty dalam Game 2 semifinal WNBA, Rabu (7/10) malam waktu setempat atau Kamis pagi WIB.

Dream memimpin 1-0 setelah mengalahkan Liberty 92-82 pada Game 1, Minggu. Kemenangan kedua akan menempatkan unggulan keempat tersebut dalam posisi sangat kuat untuk melaju ke Final WNBA.

Sejarah WNBA menunjukkan tidak ada tim yang pernah membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-2 dalam seri playoff.

Hanya sekali sebuah tim mampu memaksakan Game 5 setelah kalah dalam dua pertandingan pertama, yakni Phoenix Mercury saat menghadapi Seattle Storm pada 2018.

Namun, pelatih Atlanta Dream Karl Smesko tidak ingin timnya memikirkan catatan tersebut.

"Senang bisa unggul 1-0. Itu cara yang bagus untuk memulai seri, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan kami menyadarinya," kata Smesko.

Dream harus bermain tanpa pencetak angka terbanyak sekaligus empat kali All-Star Allisha Gray pada Game 2.

Gray mengalami cedera tangan dan hanya bermain selama 11 menit pada pertandingan pertama sebelum dipastikan absen dalam laga berikutnya.

Kondisi tersebut membuat kedalaman skuad Atlanta kembali menjadi faktor penting.

Jordin Canada tampil menonjol pada Game 1 dengan mencetak 25 poin, dua angka lebih tinggi dari catatan terbaiknya sepanjang musim reguler.

DeWanna Bonner, pemain veteran yang bergabung di pertengahan musim, juga menyumbang 23 poin dan sembilan rebound.

Dalam tiga kemenangan Atlanta Dream sejak awal playoff, Rhyne Howard menjadi pencetak angka terbanyak dengan rata-rata 19 poin per pertandingan, disusul Canada dengan 18 poin.

"Kami tentu tidak ingin melihat rekan setim cedera. Kami tahu Allisha adalah bagian besar dari tim kami," kata Canada. "Tetapi kami memiliki mentalitas pemain berikutnya. Kami mengatakan kepadanya bahwa kami mendukungnya dan siapa pun yang keluar dari bangku cadangan harus tampil untuknya."

Di kubu Liberty, Sabrina Ionescu dan Breanna Stewart harus kembali menjadi motor serangan.

Keduanya mencetak total 46 poin pada Game 1, tetapi kontribusi pemain cadangan New York hanya enam poin.

Stewart, juara WNBA tiga kali, mengatakan kekalahan pertama belum membuat Liberty panik. Namun, ia mengakui timnya harus tampil lebih mendesak pada Game 2.

"Dream melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan. Mereka mempertahankan kandang sendiri," ujar Stewart. "Tentu kami ingin memenangi Game 1, tetapi kami tahu akan kembali ke sini pada Rabu. Semua orang selalu mengatakan tujuan dalam seri adalah mencuri satu kemenangan. Jadi itulah yang akan kami coba lakukan."

Liberty menjadi unggulan kedelapan pertama dalam sejarah WNBA yang menyingkirkan unggulan pertama.

Stewart memimpin New York di playoff dengan rata-rata 24,7 poin per pertandingan, sementara Ionescu mencatat 19,3 poin.

Artikel Tag: WNBA, New York Liberty, Atlanta Dream

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/basket/atlanta-dream-ingin-perlebar-keunggulan-atas-new-york-liberty-di-game-2
124
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini