Caitlin Clark Belum Pastikan Perpanjangan Kontrak dengan Indiana Fever
Caitlin Clark ingin terlebih dahulu mempertimbangkan kebutuhan tim dalam membangun komposisi pemain untuk bersaing memperebutkan gelar juara. (Foto: AP)
Bintang Indiana Fever, Caitlin Clark, belum memastikan apakah akan menandatangani perpanjangan kontrak melalui ketentuan baru Exceptional Performance on Initial Contract (EPIC) dalam perjanjian kerja bersama WNBA.
Dia ingin terlebih dahulu mempertimbangkan kebutuhan tim dalam membangun komposisi pemain untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Ketentuan EPIC memungkinkan pemain yang memenuhi syarat menegosiasikan ulang tahun keempat kontrak rookie mereka dan menandatangani perpanjangan kontrak selama tiga tahun.
Caitlin Clark, tiga kali terpilih sebagai All-Star, Rookie of the Year 2024, dan anggota tim utama All-WNBA pada 2024, kini memenuhi persyaratan tersebut.
"Kami harus memikirkan batas gaji, apa yang kami butuhkan, siapa yang perlu kami rekrut, dan nilai yang mereka bawa bagi tim," kata Clark.
"Saya tidak mengatakan akan menandatanganinya atau tidak. Kami harus mencari tahu bagaimana menyusun roster. Apa pun yang terjadi, saya akan tetap di sini. Saya hanya ingin melakukan yang terbaik bagi tim dan memastikan kami punya kesempatan memenangi gelar juara. Itulah tujuan utama saya."
Berdasarkan proyeksi, Clark berpeluang menerima gaji maksimum sebesar 1,3 juta dolar AS pada 2027 dan gaji supermaksimum 1,7 juta dolar AS pada 2028, yang menjadi tahun pertama dalam masa perpanjangan kontraknya.
Dalam ketentuan EPIC, pemain yang pernah masuk tim utama atau kedua All-WNBA dapat memperoleh gaji maksimum pada tahun keempat kontrak rookie. Sementara itu, pemain yang pernah meraih MVP berhak mendapatkan gaji supermaksimum.
Caitlin Clark mengakhiri musim dengan menempati peringkat ketiga dalam rata-rata poin dan kedua dalam rata-rata assist per pertandingan.
Manajer umum Fever, Amber Cox, menghadapi sejumlah keputusan penting setelah timnya kembali menempati unggulan keenam playoff untuk musim ketiga berturut-turut dan tersingkir pada putaran pertama.
Kelsey Mitchell, Sophie Cunningham, Tyasha Harris, dan Myisha Hines-Allen akan berstatus unrestricted free agent, sehingga perubahan komposisi pemain cukup mungkin terjadi.
Clark mengatakan dirinya akan aktif menyampaikan pendapat dalam pembahasan roster dan membantu merekrut pemain berstatus free agent.
Dia menyebut keterlibatan tersebut sebagai tanggung jawab seorang pemimpin tim. Aliyah Boston dan, jika bertahan, Mitchell juga diharapkan ikut berperan.
"Kami dan Amber selalu berdialog terbuka tentang pemain," kata Clark. Menurutnya, informasi mengenai karakter pemain di ruang ganti, pengalaman bermain bersama mereka, serta kecocokan gaya bermain dapat membantu manajemen menentukan rekrutan yang tepat.
Clark menegaskan bahwa Cox tetap memegang keputusan akhir sebagai manajer umum, tetapi manajemen memberi ruang bagi para pemain untuk menyampaikan pandangan mereka.
"Dia tentu meminta pendapat kami dan ingin kami punya suara dalam proses itu," ujar Clark.
Artikel Tag: WNBA, Caitlin Clark, Indiana Fever
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/basket/caitlin-clark-belum-pastikan-perpanjangan-kontrak-dengan-indiana-fever
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini