Clippers dan Ballmer Pertimbangkan Tuntutan Hukum ke NBA

Penulis: Damar Yuliarti
Jumat 11 Sep 2026, 11:54 WIB - 131 views
Clippers dan Ballmer Pertimbangkan Tuntutan Hukum ke NBA - sumber: (mainbasket)

Clippers dan Ballmer Pertimbangkan Tuntutan Hukum ke NBA - sumber: (mainbasket)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA

Los Angeles Clippers dan pemiliknya yang flamboyan, Steve Ballmer, tengah mempertimbangkan langkah hukum terhadap NBA. Mereka berencana meminta hakim untuk menghentikan sementara hukuman yang dijatuhkan liga atas kasus batasan gaji Kawhi Leonard, sebagaimana dilaporkan oleh The New York Times pada Kamis (10/9) waktu setempat. Selain gugatan tersebut, Clippers juga mengupayakan pembatalan sanksi dari liga.

Pada 2 September 2026, NBA mengumumkan keputusan kerasnya: Clippers harus melepaskan lima pilihan putaran pertama draft, satu untuk tiap tahun mulai 2029 hingga 2033, serta membayar denda sebesar 30 juta Dolar AS. Ballmer dikenai skorsing dari seluruh aktivitas liga dan tim selama satu tahun. Liga menyatakan bahwa hukuman ini dijatuhkan karena Ballmer diduga sengaja membantu Kawhi Leonard mendapatkan peluang pendapatan di luar lapangan melalui kesepakatan bisnis yang diketahui sebagai syarat perjanjian dukungan dengan Aspiration, serta gagal memastikan kepatuhan organisasinya terhadap aturan penghindaran.

Lebih jauh, Presiden Operasi Bisnis Clippers, Gillian Zucker, juga diskors tanpa gaji selama setahun, sementara Presiden Operasi Bola Basket, Lawrence Frank, mengalami nasib serupa selama enam bulan. Organisasi ini akan tunduk pada program pengawasan dan kepatuhan selama lima tahun, diawasi oleh kantor liga. Berdasarkan kesepakatan antara NBA dan Asosiasi Pemain NBA (NBPA), hukuman ini bersifat final dan mengikat.

Di sisi lain, Clippers dengan tegas menolak temuan NBA dan berencana menempuh semua jalur hukum yang ada. Mereka menantikan proses arbitrase yang adil dan tidak memihak. Dalam pernyataannya, Clippers menyebutkan bahwa hasil investigasi NBA sangat bias dan berusaha membenarkan narasi yang telah ditentukan sebelumnya ketimbang fakta dan bukti nyata.

Langkah Clippers ini semakin nyata. Menurut laporan dari dua orang yang dekat dengan masalah ini kepada jurnalis The New York Times, Michael S. Schmidt, William K. Rashbaum, dan Santul Nerkar, baik Clippers maupun Ballmer belum mencapai kesepakatan mengenai respons terhadap hukuman tersebut. Laporan yang sama menyebutkan bahwa jaksa federal di Brooklyn telah membuka penyelidikan kriminal terkait urusan tim dengan Leonard.

"Clippers dan Tuan Ballmer masih mencari cara untuk merespons hukuman dari NBA. Di antara langkah potensial yang dipertimbangkan adalah mengajukan gugatan terhadap liga, serta meminta hakim untuk mengeluarkan perintah penahanan," catat laporan itu. Namun, para informan memperingatkan bahwa belum ada kepastian apakah penyelidikan tersebut akan mengarah pada tuntutan pidana atau menghasilkan bukti yang disajikan kepada dewan juri.

Steve Ballmer mempertimbangkan langkah hukum yang menunjukkan sikap tegasnya dan Clippers terhadap NBA setelah terkena sanksi akibat skandal batasan gaji. Ballmer terus membantah tuduhan kesalahan dalam investigasi tersebut. Ketika akhirnya dinyatakan bersalah dan diminta untuk bekerja sama, miliarder itu tetap bersikeras pada ketidakbersalahannya, yang memicu NBA untuk menjatuhkan hukuman berat kepada Clippers.

Hanya waktu yang bisa mengungkap bagaimana strategi balasan Ballmer dan Clippers terhadap NBA akan berakhir, apalagi mereka kini juga tengah menjalani penyelidikan kriminal oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat. (tor)

Artikel Tag: los angeles clippers, Steve Ballmer

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/basket/clippers-dan-ballmer-pertimbangkan-tuntutan-hukum-ke-nba
131
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini