Dustin Sleva: Dari Tukang Kebun Jadi Pebasket Profesional
Dustin Sleva: Dari Tukang Kebun Jadi Pebasket Profesional
Berita Basket Eropa: Dustin Sleva menjalani musim pertamanya di EuroLeague. Sejujurnya, ini bukanlah bagian dari rencananya.
Ia tidak tumbuh sebagai prospek yang pasti sukses. Bola basket bahkan bukan olahraga utamanya. Ayahnya, Dale Sleva, adalah atlet multi-olahraga di sekolah menengah yang kemudian bermain sepak bola di perguruan tinggi.
Dustin mengikuti jalan yang serupa, membagi waktu antara berbagai olahraga sebelum menekuni bola basket secara serius pada usia 17 tahun. Sejak awal, perjalanannya dibangun di atas permulaan yang terlambat, peluang yang terabaikan, dan kegigihan seorang underdog.
“Saya baru mulai bermain di tahun terakhir sekolah menengah. Tidak ada yang benar-benar mengenal saya,” kata Dustin Sleva kepada Euroleague.net. “Saya termasuk pemain yang berkembang sangat lambat, jadi itulah mentalitas saya sejak saat itu. Saya bermain basket di Divisi II, yang bukan level tertinggi. Saya selalu menunggu tawaran dari Divisi I yang tidak pernah saya dapatkan. Kurang lebih sama di Eropa.”
Tanpa tawaran dari Divisi I, Sleva mendaftar di Universitas Shippensburg Divisi II, dekat kota kelahirannya, Pittsburgh. Empat tahun kemudian, ia meninggalkan universitas tersebut sebagai pencetak poin terbanyak sepanjang masa (2.071 poin) dan rebounder terbanyak (1.140). Pada saat yang sama, di seberang Atlantik, sebuah klub yang baru dibentuk memulai perjalanannya sendiri: Paris Basketball.
Manajer umum David Kahn merekrut Sleva untuk menjadi bagian dari proyek tersebut, dan menawarkannya kontrak profesional pertamanya. Cara ia menerima kabar tersebut masih teringat jelas dalam ingatannya.
“Saya sedang bekerja sebagai tukang kebun bersama sahabat saya karena itu adalah tahun setelah kuliah dan saya butuh uang,” kata Sleva. “Agen saya mengirim pesan singkat, ‘Ada tim di Paris yang sangat tertarik.’ Saya tidak tahu apa-apa tentang proyek itu. Saya hanya tahu bahwa saya mungkin tidak akan menganggur lagi. Ketika Anda seorang pemain baru, Anda tidak tahu apa yang akan Anda hadapi. Saya mendengar tentang Paris dan saya berkata, ‘Ya, saya tertarik.’ Kemudian pelatih menelepon saya dan saya mendapatkan tawaran itu. Saya sangat gembira bisa bermain secara profesional.”
Artikel Tag: EuroLeague Basket 2026, Paris Basketball, Dustin Sleva
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/basket/dustin-sleva-dari-tukang-kebun-jadi-pebasket-profesional
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini