Golden State Valkyries Waspadai Perlawanan Dream meski Selangkah Lagi Juara
Setelah tertinggal 1-2 dalam seri final, Golden State Valkyries bangkit dengan memenangi dua pertandingan beruntun. (Foto: AP)
Golden State Valkyries mengandalkan pertahanan untuk mengamankan gelar WNBA pertama dalam sejarah klub saat menghadapi Atlanta Dream pada gim keenam final, Kamis (29/10), dengan keunggulan 3-2 dalam seri berformat tujuh pertandingan.
Tim yang baru memasuki musim keduanya itu berpeluang memastikan gelar juara jika kembali menang di State Farm Arena.
Jika Dream berhasil menyamakan kedudukan, kedua tim akan bertarung pada gim ketujuh di San Francisco, Sabtu (30/10).
Meski pertandingan dijadwalkan mulai pukul 12.30 waktu setempat, Valkyries tidak ingin terganggu oleh jadwal yang tidak biasa tersebut.
Guard Veronica Burton bahkan menyarankan para pendukung Golden State di kawasan Teluk San Francisco mengambil cuti agar bisa menyaksikan pertandingan yang dimulai pukul 09.30 waktu setempat di Pantai Barat.
"Ambil cuti sakit. Saya merekomendasikannya," kata Burton.
Golden State Valkyries membangun keunggulan melalui pertahanan yang konsisten di bawah pelatih Natalie Nakase.
Mereka menjadi tim dengan rata-rata poin kemasukan terendah pada musim reguler, yakni 75,1 poin per pertandingan, dan hanya kebobolan rata-rata 76 poin dalam 11 pertandingan playoff.
Setelah tertinggal 1-2 dalam seri final, Golden State bangkit dengan memenangi dua pertandingan beruntun. Dalam kedua kemenangan tersebut, mereka membatasi Atlanta hanya mencetak rata-rata 58,5 poin.
"Pertahanan memenangi kejuaraan. Kami membicarakan bagaimana meningkatkan permainan di playoff, terutama di final," kata Nakase.
Menurutnya, tekanan pertahanan yang diterapkan secara konsisten di seluruh posisi membuat lawan kesulitan menjalankan pola serangan.
Setelah kebobolan 97 poin pada kekalahan gim ketiga, Valkyries membatasi akurasi tembakan Dream menjadi hanya 31,1 persen dalam dua pertandingan berikutnya.
Atlanta juga hanya memasukkan 10 dari 49 percobaan tembakan tiga angka.
Pada gim kelima di San Francisco, Senin, Kiah Stokes dan Burton masing-masing menyumbangkan 13 poin untuk membantu Valkyries menang 64-55.
Sebaliknya, dua pemain andalan Atlanta, Allisha Gray dan Angel Reese, kesulitan menemukan ketajaman.
Dalam dua pertandingan terakhir, Gray hanya memasukkan lima dari 19 tembakan, sedangkan Reese mencatat empat keberhasilan dari 20 percobaan.
Pelatih Dream Karl Smesko menolak menjadikan kelelahan sebagai alasan dan menilai timnya masih mampu bermain baik dalam bertahan.
Dia menegaskan Atlanta hanya perlu memperbaiki serangan untuk membalikkan keadaan. "Kami memenangi dua pertandingan lagi, dan kami menjadi juara," kata Smesko.
Nakase memperingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan Dream yang akan mendapat dukungan penonton tuan rumah.
Pertandingan dipindahkan ke siang hari karena benturan jadwal dengan laga NBA antara Atlanta Hawks dan Cleveland Cavaliers di arena yang sama pada Kamis malam.
"Kami tidak boleh menganggap mereka enteng. Atlanta akan tampil sangat agresif karena mereka menginginkan gelar ini sama besarnya dengan kami," ujar Nakase.
Golden State Valkyries kini membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengakhiri seri dan merayakan gelar perdana mereka.
Artikel Tag: Golden State Valkyries, Atlanta Dream
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/basket/golden-state-valkyries-waspadai-perlawanan-dream-meski-selangkah-lagi-juara
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini