Jeremiah Fears dan Derik Queen Jadi Sinar Harapan New Orleans Pelicans
Duo rookie New Orleans Pelicans: Jeremiah Fears (kiri) dan Derik Queen. (Foto: AP)
Musim 2025–26 menjadi perjalanan yang berat bagi New Orleans Pelicans.
Setelah sempat mencicipi manisnya lima kemenangan beruntun pada pertengahan Desember, performa tim terjun bebas dengan sembilan kekalahan beruntun.
Cedera menjadi musuh utama, dengan lebih dari 120 laga pemain hilang akibat masalah fisik dan hampir tidak pernah tampil dengan susunan starter lengkap sejak laga pembuka musim.
Rekor 8-31 pun menempatkan New Orleans Pelicans di papan bawah Wilayah Barat.
Di tengah situasi suram tersebut, dua rookie justru tampil sebagai secercah harapan: guard eksplosif Jeremiah Fears dan big man serba bisa Derik Queen.
Keduanya bukan hanya mengisi kekosongan akibat cedera pemain senior, tetapi juga tampil cukup solid hingga pantas menyandang status starter.
Konsistensi mereka bahkan membuat New Orleans Pelicans menjadi satu-satunya tim yang secara rutin menempatkan dua pemain di Kia Rookie Ladder NBA.
Derik Queen, center muda asal Maryland, menjadi sorotan utama.
Meski bertubuh relatif “undersized” untuk posisi center, Queen menunjukkan kecerdasan bermain yang luar biasa.
Ia memimpin para rookie dalam total rebound, berada di papan atas untuk assist, blok, dan steal, serta mencatat sejarah sebagai salah satu rookie termuda yang membukukan triple-double 30 poin.
Gaya mainnya yang mengingatkan publik pada Nikola Jokić dan Alperen Sengun membuatnya dipandang sebagai fondasi masa depan Pelicans.
Pelatih James Borrego memuji ketenangan dan keberanian Queen dalam mengambil keputusan, bahkan di momen-momen krusial.
Menurut Borrego, kemampuan Queen menginisiasi serangan, baik dalam transisi maupun setengah lapangan, melampaui ekspektasi untuk pemain seusia dan seberpengalaman dirinya.
Queen sendiri menegaskan ia nyaman bermain sebagai center dan percaya diri mampu bersaing dalam urusan rebound melawan big man mana pun.
Di sisi lain, Jeremiah Fears menghadirkan energi berbeda. Point guard berusia 20 tahun ini tampil tanpa rasa takut, sesuai julukan “Zero Fears” yang melekat di namanya.
Sejak musim berjalan, Fears telah mencetak dua digit poin dalam mayoritas penampilannya dan menjadi salah satu rookie paling produktif dari sisi skor dan agresivitas menyerang.
Fears mengakui dirinya masih “belajar sambil jalan”, terutama dalam membaca pertahanan dan mengatur ritme permainan.
Namun kecepatan, keberanian menembus paint, dan mental kompetitifnya membuatnya langsung mendapat kepercayaan besar.
Ia tak ragu beradu mental dengan pemain bintang lawan, sebuah sikap yang justru disambut positif oleh tim dan penggemar.
Manajemen Pelicans sadar bahwa hasil jangka pendek masih jauh dari ideal.
Namun di balik cedera, kekalahan, dan ketidakpastian masa depan beberapa pemain inti, performa Queen dan Fears memberi alasan untuk tetap optimistis.
Keduanya menjadi bukti bahwa, di tengah musim yang penuh luka, masa depan New Orleans Pelicans masih menyimpan harapan nyata.
Artikel Tag: New Orleans Pelicans
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/basket/jeremiah-fears-dan-derik-queen-jadi-sinar-harapan-new-orleans-pelicans
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini