Lakers Maksimalkan Deandre Ayton Sejak Awal, Berbuah Manis di Akhir Laga

Penulis: Hanif Rusli
Selasa 06 Jan 2026, 06:06 WIB - 363 views
Deandre Ayton (tengah) menutup laga dengan kontribusi solid: 15 poin dari 6 dari 8 tembakan, delapan rebound, dan tiga blok. (Foto: AP)

Deandre Ayton (tengah) menutup laga dengan kontribusi solid: 15 poin dari 6 dari 8 tembakan, delapan rebound, dan tiga blok. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Setelah hanya mencetak empat poin dan enam rebound serta lebih banyak duduk di bangku cadangan pada kuarter keempat laga sebelumnya, Deandre Ayton sempat merasa frustrasi dengan perannya di Los Angeles Lakers.

Pelatih JJ Redick pun mengakui kondisi tersebut. Namun, penyesuaian cepat dilakukan, dan hasilnya terlihat jelas saat Lakers menundukkan Memphis Grizzlies 120-114 pada Minggu (4/1) malam.

Redick menyatakan sebelum pertandingan bahwa Lakers berencana melibatkan Ayton lebih aktif sejak awal. Strategi itu terbukti efektif.

Center berpostur besar tersebut menutup laga dengan kontribusi solid: 15 poin dari 6 dari 8 tembakan, delapan rebound, dan tiga blok.

Lebih penting lagi, kehadirannya membantu Lakers menekan Grizzlies hingga hanya menembak 36,2 persen pada paruh kedua.

“Big man tidak bisa memberi bola untuk dirinya sendiri,” kata Deandre Ayton usai pertandingan. “Saya hanya berusaha memberi energi dan mempercayai para playmaker untuk menemukan saya.”

Kepercayaan itu langsung terlihat sejak tip-off. Lakers menjalankan set play pertama khusus untuk Ayton, yang berbuah poin lewat hook shot berputar dari jarak sekitar tiga meter.

Tak lama berselang, Luka Doncic mengirim umpan matang kepada Ayton yang memotong ke bawah ring dan menyelesaikannya dengan dunk keras di atas Jaren Jackson Jr.

“Ia tampil hebat sepanjang pertandingan,” ujar Redick. “Penting baginya untuk menyentuh bola lebih awal dan merasa menjadi bagian dari ofensif. Itu cerita klasik bagi big man. Realitanya, mereka bergantung pada rekan setim untuk memberi bola.”

Duet Luka Doncic dan LeBron James kembali menjadi pengendali utama serangan Lakers. Menurut data ESPN, keduanya mencetak atau memberi assist pada 100 dari total 120 poin Lakers.

Pada kuarter keempat saja, mereka saling mengoper bola sebanyak 15 kali—angka tertinggi mereka bersama di satu kuarter musim ini.

Meski demikian, LeBron menegaskan Deandre Ayton tetap menjadi prioritas.

“Saya selalu mencari DA,” kata James. “Kami terus mencoba menemukan cara terbaik untuk memberinya bola. Laga sebelumnya memang tidak ideal, tapi malam ini kami melakukan penyesuaian.”

Pada pertemuan melawan Memphis sebelumnya, Ayton hanya melepaskan empat tembakan—jumlah paling sedikit musim ini selain laga di Utah pada 23 November ketika ia harus keluar lebih awal karena cedera.

Redick mengakui bahwa secara manusiawi, intensitas big man bisa menurun jika tidak dilibatkan dalam serangan.

Malam ini, ceritanya berbeda. Dengan dua percobaan tembakan di menit-menit awal, Ayton tampil lebih agresif dan percaya diri.

Dampaknya terasa di sisi pertahanan, terutama di kuarter keempat ketika ia mencatat dua blok krusial.

“Mereka mencoba bermain lebih fisik di akhir,” kata Ayton. “Rasanya seperti atmosfer playoff, di mana semua orang harus benar-benar menjaga area masing-masing dan menuntaskan setiap possession.”

Bagi Lakers, kemenangan ini menegaskan pentingnya keseimbangan peran. Melibatkan Deandre Ayton sejak awal bukan hanya meningkatkan kontribusinya, tetapi juga membuat Lakers tampil lebih solid hingga buzzer akhir.

Artikel Tag: DeAndre Ayton

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/basket/lakers-maksimalkan-deandre-ayton-sejak-awal-berbuah-manis-di-akhir-laga
363
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini