Sandy Brondello Dijatuhi Skorsing usai Komentar tentang Angel Reese
Sandy Brondello (kiri) dan Angel Reese. (Foto: AP)
WNBA menjatuhkan sanksi skorsing satu pertandingan tanpa bayaran kepada pelatih Toronto Tempo, Sandy Brondello, setelah ia melontarkan komentar yang dinilai tidak pantas mengenai pemain Atlanta Dream, Angel Reese.
Insiden itu terjadi saat Atlanta Dream mengalahkan Toronto Tempo 111-92 pada pertandingan Jumat lalu.
Dalam tayangan siaran langsung, mikrofon menangkap Brondello yang sedang memprotes keputusan wasit setelah pemain Toronto, Nyara Sabally, terjatuh akibat kontak dengan Reese.
Dalam momen tersebut, Sabally justru dinyatakan melakukan pelanggaran. Brondello kemudian terdengar mengucapkan frasa yang terdengar seperti "protected species" atau "spesies yang dilindungi" saat menyampaikan protes kepada ofisial pertandingan.
Komentar itu langsung menjadi sorotan. Reese merespons melalui akun X miliknya dengan menulis, "ARE WE SURPRISED?! @SBrondello" disertai emoji wajah badut sebagai bentuk sindiran terhadap pelatih Toronto tersebut.
Sandy Brondello, yang berasal dari Australia dan telah melatih tim nasional putri negaranya sejak 2017, kemudian memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf melalui media sosial.
Ia mengakui telah menggunakan ungkapan yang tidak semestinya dan menyatakan bertanggung jawab penuh atas ucapannya.
Menurut sejumlah warga Australia yang diwawancarai ESPN, frasa "protected species" kerap digunakan dalam lingkungan olahraga Australia untuk mengungkapkan kekesalan terhadap keputusan wasit, dengan makna bahwa seorang pemain dianggap memperoleh perlakuan berbeda dibanding pemain lain.
Namun, dalam konteks budaya Amerika Serikat, ungkapan yang menyiratkan seseorang bukan manusia memiliki sejarah panjang sebagai istilah yang merendahkan terhadap warga kulit hitam. Karena itu, komentar Brondello memicu reaksi keras.
Dalam permintaan maafnya, Sandy Brondello menegaskan bahwa kemarahannya ditujukan kepada kepemimpinan wasit, bukan kepada Reese secara pribadi.
Ia juga mengakui bahwa ucapannya berdampak lebih luas dari yang ia maksud, khususnya bagi perempuan kulit hitam yang bermain di WNBA.
Brondello menyatakan sangat menyesal karena ucapannya telah menyakiti komunitas yang selama ini ia hormati. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Reese, rekan-rekan setimnya, serta organisasi Atlanta Dream.
Seorang sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kepada ESPN bahwa insiden ini akan menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan yang sebelumnya telah dijadwalkan antara para pemain dan Komisaris WNBA Cathy Engelbert pekan depan.
Sandy Brondello akan menjalani hukuman skorsing pada Senin (20/7) saat Toronto Tempo menjamu Las Vegas Aces.
Dalam pernyataan resminya, WNBA menegaskan seluruh pelatih dan personel tim diwajibkan menjunjung tinggi standar profesionalisme dan rasa hormat yang menjadi nilai dasar kompetisi.
Brondello baru menjalani musim pertamanya bersama Toronto Tempo setelah sebelumnya melatih Phoenix Mercury selama delapan musim dan New York Liberty selama empat musim. Ia pernah membawa kedua tim tersebut meraih gelar juara WNBA.
Sementara itu, Reese dijadwalkan tampil dalam All-Star Game ketiganya pekan depan dan sejak bergabung ke liga pada 2024 kerap menjadi sosok yang memicu perdebatan sekaligus sasaran komentar negatif di media sosial.
Artikel Tag: WNBA, Sandy Brondello
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/basket/sandy-brondello-dijatuhi-skorsing-usai-komentar-tentang-angel-reese
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini