Satya Wacana Salatiga Kehilangan Motor Permainan Sejak Mendepak Teemo Tan
Satya Wacana Salatiga Kehilangan Motor Permainan Sejak Mendepak Teemo Tan
Berita Basket IBL: Satya Wacana Salatiga memutuskan untuk berpisah dengan Teemo Tan. Kehilangan sang pemain berdampak khususnya dalam lemparan tiga angka.
Seperti yang kita tahu, bahwa Teemo dilepas oleh Satya Wacana Salatiga pada 7 Juni lalu. Banyak yang menyayangkan keputusan tersebut, mengingat dampak nyata yang diberikan Teemo ke tim Satya Wacana. Mereka pun mengakui bahwa Teemo sudah memberikan energi yang berbeda bagi Satya Wacana musim ini.
Namun ada yang menarik untuk dibahas, yaitu apa dampak yang akan diterima Satya Wacana ketika kehilangan Teemo. Pertama, tentu saja dari penguasaan bola. Teemo, dengan pengalamannya di IBL sejak 2022, membantu Satya Wacana lebih stabil dalam mengawali skema permainan mereka. Teemo berbagi tugas dengan Kevin Kangu sebagai point guard.
Sebagai pengatur serangan, Teemp berhasil mengirimkan 59 assits untuk Satya Wacana dalam 20 pertandingan musim reguler. Sementara secara keseluruhan, Satya Wacana memiliki catatan 357 assist. Artinya, ketika Teemo tidak ada, maka Satya Wacana kehilangan sekitar 16.5% dari jumlah total assist.
Kelebihan lain dari Teemo adalah tembakan tiga angka. Dia mencetak 21 three point dari 82 percobaan dalam 20 pertandingan selama musim reguler. Untuk three point Satya Wacana yang masuk selama satu musim kompetisi adalah 138 kali. Dengan kata lain ada 15.2% three point yang akan hilang, ketika Teemo ada dalam tim tersebut.
Tetapi bukan Satya Wacana namanya kalau tidak punya solusi. Karena mereka sekarang punya Henry Alexander Samuel Sualang. Point guard tahun pertama ini sudah bisa menyumbang 3.4 poin, 1.0 rebound, dan 1.6 assist per game. Selain itu dia juga menyabet gelar individu Rookie of the Year IBL GoPay 2026. Jadi meski Teemo pergi, maka Samuel Sualang berpeluang masuk tim utama musim depan
Artikel Tag: IBL, Satya Wacana Salatiga
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/basket/satya-wacana-salatiga-kehilangan-motor-permainan-sejak-mendepak-teemo-tan
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini