Akar Krisis Sepak Bola Italia, Adriano Galliani: Pendapatan Klub Kecil

Penulis: Uphit Kratos
Jumat 22 Mei 2026, 07:50 WIB - 175 views
Adriano Galliani

Adriano Galliani

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Adriano Galliani membedah penyebab keterpurukan sepak bola Italia. Mantan CEO AC Milan itu menyebut masalah utama pendapatan kecil klub Serie A.

Tidak ada satu pun wakil Serie A yang mencapai semifinal di tiga kompetisi UEFA musim ini. Hanya Bologna dan Fiorentina yang bisa menembus perempat final. Sebuah ironi untuk liga yang dulu adalah kiblat sepak bola dunia.

Berbicara kepada Calciomercato, mantan CEO AC Milan dan AC Monza, Adriano Galliani memaparkan realitas yang pahit terkait sepakbola Italia yang tidak mampu dengan bersaing dengan liga-liga top, seperti Premier League dan La Liga.

"Klub-klub yang memenangkan Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir punya pendapatan dua kali lipat dari klub terbesar Italia," ujar Galliani.

"Pendapatan Real Madrid 1,2 miliar Euro, sementara yang terbaik di Italia hanya bisa menghasilkan 400 hingga 500 juta Euro termasuk keuntungan dari penjualan pemain. Selisih yang nyaris tiga kali lipat.”

Konsekuensi dari kesenjangan ini sangat fatal. Galliani mengingatkan masa lalu dengan nada getir. "Dulu kami menang karena kami punya pemain terbaik. Pemenang Ballon d'Or terakhir dari Serie A adalah Kaka pada 2007," kenangnya.

Pernyataan ini jadi tamparan keras buat seluruh ekosistem sepak bola Italia. Tanpa revolusi finansial yang serius, Serie A akan terus menjadi liga yang ditinggalkan para bintang, bahkan hal ini sudah mulai terlihat.

La Liga dan Premier League sudah lama meninggalkan Serie A, dan kini Ligue 1 Prancis mulai mengejar, bersama dengan Liga Portugal.

Artikel Tag: AC Milan, Adriano Galliani, Gerry Cardinale

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/akar-krisis-sepak-bola-italia-adriano-galliani-pendapatan-klub-kecil
175
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini