Ambrosini Bela Tare: Bukan Satu-satunya yang Bersalah

Penulis: Amalia Sihotang
Minggu 17 Mei 2026, 00:24 WIB - 112 views
Ambrosini Bela Tare: Bukan Satu-satunya yang Bersalah - sumber: (footballitalia)

Ambrosini Bela Tare: Bukan Satu-satunya yang Bersalah - sumber: (footballitalia)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Mantan gelandang AC Milan, Massimo Ambrosini, tampil membela direktur olahraga yang akan segera meninggalkan klub, Igli Tare. Ambrosini menegaskan bahwa Tare dijadikan kambing hitam atas kesulitan yang dialami klub, meskipun tanggung jawabnya lebih kecil dibandingkan dengan pihak lain di dalam organisasi.

Dalam wawancaranya di Cronache di Spogliatoio, yang dilansir oleh MilanNews, Ambrosini memberikan pandangannya yang jujur mengenai krisis yang melanda Milan menjelang akhir musim. "Apapun yang terjadi, apakah dibesar-besarkan atau tidak, sesuatu memang ada," ujarnya. Ia menambahkan bahwa meskipun masalah tersebut mungkin telah mempengaruhi tim, sangatlah mustahil jika Milan, yang diwakili oleh Cardinale, tidak segera mengambil tindakan setelah musim berakhir. Ambrosini menegaskan bahwa keadaan yang semakin memburuk ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

Ambrosini juga menyoroti pentingnya bagi Milan untuk mencapai Liga Champions demi mendapatkan tambahan dana sekitar €100 juta, yang akan sangat membantu dalam upaya mereka melakukan pembangunan kembali tim. "Mencapai Liga Champions akan mempermudah segalanya," katanya dengan tegas.

Ketika ditanya siapa yang kemungkinan besar akan menjadi korban dari situasi ini, Ambrosini tanpa ragu menyatakan bahwa Igli Tare, meskipun memiliki tanggung jawab yang paling sedikit, kemungkinan besar akan menjadi pihak yang harus menanggung beban terberat. "Saat ini, dia adalah sosok yang paling mungkin dikorbankan, meskipun kesalahannya lebih kecil dibandingkan komponen lain dalam situasi ini," tutupnya.

Artikel Tag: Massimo Ambrosini, Igli Tare

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/ambrosini-bela-tare-bukan-satu-satunya-yang-bersalah
112
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini