Capello: Kekalahan Roma dari MU Lebih Menyakitkan Dibandingkan Real Madrid
Capello: Kekalahan Roma dari MU Lebih Menyakitkan Dibandingkan Real Madrid - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia – AS Roma kembali harus menelan pil pahit di pentas Liga Champions setelah mengalami kekalahan dramatis 3-2 dari Manchester United di Old Trafford. Laga yang semula dikuasai oleh Giallorossi ini berakhir dengan kekalahan menyakitkan, meski mereka sempat unggul 2-0 berkat gol dari Matias Soulé dan Donyell Malen hanya dalam 18 menit pertama.
Penampilan dominan Roma seolah menjanjikan kemenangan, namun segalanya berubah ketika Bruno Fernandes berhasil mengeksekusi penalti pada menit ke-58. Momentum berubah drastis, dan Matheus Cunha mencetak dua gol di menit ke-83 dan 86, membawa Manchester United berbalik unggul sekaligus mengunci kemenangan pertama mereka di semua kompetisi sejak 10 September.
Media Italia menyoroti kekalahan ini sebagai bukti kebiasaan buruk Roma yang kerap membuang keunggulan. Sebelum ini, mereka juga sempat unggul 2-0 melawan Inter Milan pada 19 September, namun harus puas dengan hasil imbang 2-2. Bahkan, saat melawan Udinese, keunggulan 4-0 hampir terancam ketika Udinese membalas dua gol di babak kedua, meski Roma akhirnya menang 5-2.
Kekalahan menyakitkan lainnya terjadi ketika melawan Real Madrid, di mana Roma yang sempat memimpin 3-1 hingga menit ke-82, harus mengakui kekalahan 4-3 setelah kebobolan tiga gol dari situasi bola mati dalam tujuh menit.
Alessandro Florenzi, mantan bintang Roma yang kini menjadi pundit, mengungkapkan bahwa kekalahan di Manchester lebih menyakitkan dibanding saat melawan Real Madrid. "Momen ini lebih menyakitkan karena di Manchester mereka hanya bermain baik di babak pertama. Penyesalan lebih besar ada di sini," ungkap Florenzi kepada Sky Sport Italia.
Fabio Capello, mantan manajer Inggris dan AS Roma, juga menyatakan kekecewaannya. "Tim Manchester United ini tidak memiliki pemain hebat yang bisa mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap. Mereka hanya memiliki pemain rata-rata," kata Capello, menambahkan bahwa itulah alasan kekalahan ini lebih menyakitkan daripada melawan Real Madrid.
Sejarah mencatat bahwa Old Trafford kerap menjadi kuburan bagi klub-klub Italia yang merasa terlalu cepat mengamankan kemenangan. Manchester United sudah beberapa kali mencatatkan comeback dari ketertinggalan dua gol melawan tim Italia, termasuk melawan Atalanta pada Oktober 2021 dan Juventus di semifinal 1999. Seolah menjadi pengingat bahwa di Liga Champions, laga tidak pernah berakhir sebelum peluit panjang berbunyi.
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/capello-kekalahan-roma-dari-mu-lebih-menyakitkan-dibandingkan-real-madrid
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini