Catatan Statistik Jelang Laga Monaco vs Paris Saint-Germain di Playoff Liga Champions
Paris Saint-Germain via gettyimages
Berita Liga Champions: Monaco dan Paris Saint-Germain akan saling bertemu dalam laga Playoff 16 Besar Liga Champions musim 2025-26. Jelang laga ini, pertandingan tersebut menyimpan beberapa catatan statistik dari sejarah kedua tim di kompetisi ini.
Normalnya setiap tim dalam satu musim pasti ada naik turun, tidak terkecuali bagi Monaco dan Paris Saint-Germain. Namun, hal itu justru membuat laga ini akan semakin menarik karena menjanjikan drama, rekor, dan tekanan, yang layak untuk dinantikan.
Sebelum menyaksikan pertandingan tersebut, pembaca setia Ligaolahraga.com patut menyimak lima catatan statistik yang perlu diketahui jelang pertandingan Monaco vs Paris Saint-Germain:
1. PSG memiliki pencetak gol berbeda terbanyak dibandingkan tim lain di Liga Champions UEFA musim ini (tidak termasuk gol bunuh diri), dengan 11 pemain menyumbang 21 gol mereka. Sementara itu, Monaco adalah tim yang memiliki selisih negatif terbesar antara xG dan gol di edisi ini (-6,5), hanya mencetak delapan gol dari 14,5 xG.
2. .Dua pemain dengan xG tertinggi yang belum mencetak gol di Liga Champions UEFA musim ini adalah Maghnes Akliouche dari Monaco (3,0) dan Bradley Barcola dari PSG (2,7). Selain itu, Akliouche memiliki tembakan terbanyak tanpa menghasilkan gol (25), sedangkan Barcola memiliki peluang besar terbanyak (6) dibandingkan pemain lain yang belum mencetak gol di musim 2025-26.
3. Vitinha menyelesaikan rata-rata 100,1 operan per 90 menit di Liga Champions UEFA musim ini; terbanyak oleh pemain PSG dalam satu edisi (300+ menit) sejak Thiago Motta pada 2016-17 (113,5). Bahkan, ia telah menyelesaikan lebih banyak operan (806) dan operan di bawah pressing intensitas tinggi (374) daripada pemain lain mana pun di edisi 2025-26.
4. Folarin Balogun adalah pencetak gol terbanyak Les Monegasques di Liga Champions UEFA musim ini (3 gol), dan telah mencetak gol dalam dua dari empat penampilan terakhirnya melawan PSG di semua kompetisi, meskipun keduanya terjadi di Parc des Princes (untuk Reims pada Januari 2023 dan Monaco pada November 2023).
5. Nuno Mendes dari PSG memimpin semua bek sayap di Liga Champions UEFA musim ini dalam hal umpan terobosan (100), membawa bola secara progresif (83) dan merebut bola (60). Sementara itu, pemain Portugal ini adalah satu-satunya bek dengan 10+ dribel sukses (17) dan 10+ peluang yang diciptakan dalam permainan terbuka (12) di edisi ini.
Artikel Tag: liga champions, champions league, Paris Saint-Germain
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/catatan-statistik-jelang-laga-monaco-vs-paris-saint-germain-di-playoff-liga-champions
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini