Chelsea Catat Rugi Rp5,9 Triliun, Rekor Terburuk Premier League
Chelsea umumkan kerugian besar dan pecahkan rekor Premier League. (Foto: Bradley Collyer/PA Images via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Chelsea mengumumkan kerugian sebelum pajak sebesar £262,4 juta atau sekitar Rp5,9 triliun untuk tahun yang berakhir pada 30 Juni 2025. Angka ini menjadi yang terbesar dalam sejarah Premier League, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Manchester City pada musim 2010/11.
Kerugian besar tersebut terjadi meski Chelsea mencatat pendapatan mencapai £490,9 juta, yang merupakan salah satu angka tertinggi dalam sejarah klub. Pihak klub tetap optimistis bahwa kondisi keuangan mereka masih sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Perlu dicatat, pada musim sebelumnya The Blues justru mencatatkan keuntungan sebesar £128,4 juta. Namun, angka tersebut dipengaruhi oleh penjualan tim wanita kepada perusahaan afiliasi, BlueCo MidCo, dengan nilai hampir £200 juta.
Chelsea menjelaskan bahwa peningkatan biaya operasional menjadi salah satu faktor utama di balik kerugian musim ini. Beban pengeluaran yang lebih tinggi dibanding musim sebelumnya memberikan dampak signifikan terhadap laporan keuangan klub.
Selain itu, laporan UEFA sempat menyebut kerugian klub asal London tersebut mencapai £355 juta. Perbedaan angka ini diyakini terjadi karena perbedaan metode pencatatan dan regulasi akuntansi antara pihak klub dan UEFA.
Ke depan, The Blues memperkirakan pendapatan mereka akan meningkat signifikan, bahkan diproyeksikan menembus £700 juta pada musim 2025/26. Hal ini menunjukkan potensi pemulihan finansial dalam jangka menengah.
Namun, pengeluaran klub tetap menjadi sorotan, terutama dalam hal biaya agen. Chelsea tercatat sebagai klub dengan pengeluaran agen tertinggi di Premier League, dengan total mencapai lebih dari £65 juta dalam periode terbaru.
Meski sempat menghadapi ancaman sanksi, The Blues berhasil menghindari pengurangan poin dan hanya dikenai denda sebesar £10,75 juta serta larangan transfer bersyarat. Sanksi tersebut berkaitan dengan kasus lama pada era kepemilikan Roman Abramovich.
Di sisi lain, tim wanita Chelsea juga mencatat kerugian sebesar £17,1 juta dengan pendapatan £21,3 juta. Hal ini menunjukkan bahwa tantangan finansial tidak hanya terjadi di tim utama, tetapi juga di seluruh struktur klub.
Artikel Tag: Chelsea, Premier League
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/chelsea-catat-rugi-rp59-triliun-rekor-terburuk-premier-league
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini