David Moyes Jadikan Insiden Martinelli Sebagai Bukti Ketidakadilan Wasit

Penulis: Depe Ptr
Jumat 09 Jan 2026, 21:22 WIB - 744 views
David Moyes Jadikan Insiden Martinelli Sebagai Bukti Ketidakadilan Wasit

Martinelli via gettyimages

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: David Moyes kembali melontarkan kritik keras terhadap standar perwasitan Premier League dengan menjadikan insiden yang melibatkan Gabriel Martinelli saat Arsenal melawan Liverpool sebagai contoh nyata ketidakadilan dalam penerapan aturan.

Manajer Everton itu menilai keputusan wasit dan VAR kerap tidak konsisten dari satu pertandingan ke pertandingan lain, terutama setelah banding klubnya atas larangan bermain tiga laga Michael Keane ditolak.

"Saya merasa malu atas apa yang mereka lakukan, berusaha mencari hal-hal terkecil sekalipun. Saya rasa tidak akan ada yang tertarik dengan hal itu jika tidak ditemukan," kata David Moyes dalam konferensi pers terbarunya jelang laga melawan Sunderland di Piala FA.

"Saya hanya ingin mereka melakukan pekerjaan mereka sebaik mungkin – jika itu yang terbaik yang bisa mereka lakukan saat ini, mereka berada dalam posisi yang sulit."

Moyes menunjuk pada apa yang ia anggap sebagai inkonsistensi yang jelas dari pertandingan ke pertandingan, mengutip insiden pada hari Kamis (08/01) ketika Martinelli dari Arsenal hanya menerima kartu kuning karena melempar bola ke arah lawan dan kemudian mendorong Conor Bradley dari Liverpool saat bek tersebut terjatuh karena cedera.

Dia berkata: "Kita melihat tadi malam bahwa tidak apa-apa melempar bola ke seseorang, tidak apa-apa mendorong dan mengangkat seseorang yang mengalami cedera parah.

"Namun, fakta bahwa hanya dengan menarik rambut seseorang secara tidak sengaja, berujung pada larangan bermain selama tiga pertandingan, itu sungguh luar biasa bagi saya."

Artikel Tag: David Moyes, Everton, Martinelli

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/david-moyes-jadikan-insiden-martinelli-sebagai-bukti-ketidakadilan-wasit
744
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini