Dewa United Gagal Segel Tiga Poin Karena Kesalahan Sendiri
Pelatih Dewa United, Jan Orde Riekerink (foto: I.League)
Berita Super League Indonesia: Kemenangan nyaris diraih Dewa United atas Persib Bandung. Sayangnya keunggulan dua gol harus sirna karena laga sengit pada pekan ke-28 ini berkesudahan dengan skor 2-2.
Dewa United bermain di Banten International Stadium yang merupakan markasnya pada Senin (20/4). Skuad asuhan Jan Olde Riekerik ini sempat memimpin lebih dulu melalui gol Alex Martins dan Ricky Kambuaya.
Namun di 15 menit akhir, tim tamu bisa menyamakan kedudukan melalui penalti Thom Haye dan tandukkan Andrew Jung. Meski menerima hasil ini, tapi pelatih asal Belanda tersebut melihat timnya pantas menang.
"Lawan Malut di tandang dan Persib di kandang, kami dapat empat poin. Itu bukan hasil yang buruk, tapi saya rasa tetap saja seharusnya kami bisa mendapat enam poin," ujar Jan Olde Riekerink pada jumpa pers usai laga.
Penyesalan tentu dirasakan Banten Warriros yang di laga ini bisa mengawali laga dengan baik. Tapi saat memasuki periode akhir pertandingan, pemain lengah sehingga kemenangan yang ada di depan mata sirna.
Sang pelatih menjabarkan kondisi timnya ketika sedang memimpin dan kecolongan dua gol. Selain ada kartu merah yang dialami Alex Martins, dia menyebut pemain tidak cukup disiplin mengikuti instruksinya.
"Anda mengikuti pertandingannya atau tidak? Anda menontonnya? Jadi apa menurut ide Anda, apa yang terjadi setelah skor 2-0? Saya pikir, para pemain bisa belajar, bahwa jika saya mencoba mengajarkan sesuatu, mereka harus melakukannya," jelasnya.
"Sebab hal-hal yang salah itu juga berkaitan dengan kekuatan Bandung. Bandung hanya mengandalkan bola-bola panjang ke depan gawang. Saya rasa kalau anda ingat, saya sudah mengatur agar mereka tidak mudah menusuk ke dalam dan berada di depan gawang," ujar dia melanjutkan.
Organisasi permainan, terutama di lini pertahanan menurutnya harus diperbaiki. Karena ada kesalahan yang dilakukan pemain ketika meredam serangan tim lawan hingga menghasilkan dua gol penyama skor.
"Kami harus berkomunikasi satu sama lain. Dan jika anda melihat betapa mudahnya (kebobolan) saat kami punya dua bek tengah, lalu kami bermain man-marking. Oke, tapi kami kehilangan dua poin karena kesalahan sendiri. Dan kami juga memenangkan satu poin karena mereka adalah tim yang fantastis," lanjutnya.
Eks pelatih Galatasaray ini juga angkat bicara soal kartu merah yang diterima Alex Martins. Juru gedor asal Brasil ini menerima kartu kuning kedua karena dinilai melakukan provokasi dan ini disesalkan Jan Olde Riekerink.
"Kami mendapat kartu merah yang sangat bodoh, itu hampir tidak bisa diterima. Saya pikir kami punya grup pemain yang fantastis, tapi kami masih sering membuat kesalahan tidak perlu. Itu tidak disengaja, tapi itu terjadi," pungkasnya.
Artikel Tag: Persib, dewa united, Jan Olde Riekerink
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/dewa-united-gagal-segel-tiga-poin-karena-kesalahan-sendiri
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini