Dua Masalah Besar Menanti Liam Rosenior di Chelsea

Penulis: Fery Andriyansyah
Selasa 06 Jan 2026, 14:45 WIB - 362 views
Liam Rosenior segera ditunjuk sebagai pelatih kepala Chelsea

Liam Rosenior segera ditunjuk sebagai pelatih kepala Chelsea. (Foto: Sebastian Frej/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Steve Nicol melontarkan peringatan keras kepada Liam Rosenior menjelang penunjukannya sebagai pelatih kepala Chelsea. Mantan bintang Liverpool itu menilai Rosenior akan langsung dihadapkan pada dua masalah besar saat menggantikan Enzo Maresca di Stamford Bridge.

The Blues dikabarkan sedang memfinalisasi penunjukan Liam Rosenior, sebagaimana dilaporkan The Telegraph. Keputusan ini menyusul pengumuman resmi pada Kamis (1/1/2026) lalu bahwa Enzo Maresca mundur dari jabatannya setelah terjadi ketegangan dengan para pemilik klub.

Rosenior, yang kini berusia 41 tahun, saat ini masih menjabat sebagai pelatih Strasbourg di Ligue 1. Klub Prancis tersebut berada di bawah kepemilikan yang sama dengan Chelsea, yakni BlueCo. Kepindahan ke London Barat pun disebut sebagai promosi besar dalam karier kepelatihannya.

Namun, Steve Nicol menilai tantangan yang menanti Rosenior tidaklah sederhana. Berbicara sebagai pundit ESPN, ia menegaskan bahwa masalah pertama adalah keterbatasan wewenang sang pelatih. “Ada masalah besar. Kamu harus melakukan apa yang diperintahkan,” kata Nicol. “Liam Rosenior harus mengikuti arahan. Sangat jelas itu alasan Enzo Maresca sudah tidak ada di sana.”

Menurut Nicol, kendali penuh atas urusan teknis adalah hal mutlak bagi seorang pelatih kepala. Mulai dari menentukan siapa yang bermain, siapa yang dicadangkan, hingga pergantian pemain di lapangan. “Semua hal lain masih bisa diterima, tetapi jika soal sepak bola saja pelatih tidak berkuasa, itu masalah besar. Itulah yang tampaknya terjadi pada Maresca,” tegasnya.

Nicol bahkan menyebut penunjukan Rosenior justru menguntungkan hierarki Chelsea. Ia menilai usia Rosenior yang relatif muda membuatnya lebih mudah diarahkan oleh manajemen. “Ini mungkin penunjukan yang bagus bagi pihak klub karena dia muda dan bisa diberi tahu harus berbuat apa. Itu kondisi awal yang buruk bagi seorang pelatih,” ujarnya.

Masalah kedua yang disorot Nicol adalah tekanan besar yang melekat pada jabatan pelatih The Blues. Ia menilai perbedaan antara melatih Strasbourg dan Chelsea sangat signifikan. “Maresca saja langsung berada di bawah tekanan setelah kalah di beberapa laga. Di Chelsea, pekerjaanmu adalah menang. Itu dunia yang sangat berbeda,” kata Nicol.

Tekanan tersebut kontras dengan kesuksesan Rosenior bersama Strasbourg. Di bawah kepemimpinannya, klub itu finis di peringkat ketujuh musim lalu dan lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam enam tahun. Strasbourg juga tampil impresif pada awal musim 2025/26, memenangi enam dari 10 laga awal Ligue 1 serta menjadi salah satu dari dua tim tak terkalahkan di fase liga Conference League.

Rosenior kini diperkirakan akan langsung memimpin Chelsea pada laga Premier League melawan Fulham, Kamis (8/1/2026) mendatang. Laga tersebut berpotensi menjadi ujian awal yang berat, sekaligus gambaran nyata atas dua tantangan besar yang sudah diingatkan Steve Nicol.

Artikel Tag: Liam Rosenior, steve nicol, Chelsea, Strasbourg

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/dua-masalah-besar-menanti-liam-rosenior-di-chelsea
362
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini