Enzo Maresca Pertimbangkan Pergi, Wewenang Terbatas Jadi Masalah
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca. (Foto: Robin Jones/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Masa depan Enzo Maresca di Chelsea kembali menjadi sorotan. Pelatih asal Italia itu dikabarkan tengah mempertimbangkan kelanjutan kariernya di Stamford Bridge akibat frustrasi terhadap keterbatasan kebebasan dalam mengambil keputusan penting di dalam klub.
Situasi ini mencuat setelah Chelsea ditahan imbang 2-2 oleh Bournemouth pada Rabu (31/12). Hasil tersebut memperpanjang tren negatif The Blues yang gagal meraih kemenangan dalam enam dari tujuh laga terakhir Premier League, dengan dua di antaranya berakhir kekalahan.
Chelsea kini berada di peringkat kelima klasemen sementara. Posisi itu masih terancam menjauh dari zona Liga Champions apabila Liverpool mampu meraih kemenangan atas Leeds United, yang berpotensi memperlebar jarak menuju posisi empat besar menjadi lima poin.
Rentetan hasil kurang memuaskan tersebut memunculkan tanda tanya besar mengenai masa depan Maresca. Sebelumnya, ia sempat mengungkapkan bahwa dirinya mengalami “48 jam terburuk” sejak bergabung dengan Chelsea, pernyataan yang menimbulkan spekulasi adanya masalah internal.
Maresca juga tidak hadir dalam konferensi pers usai laga melawan Bournemouth dengan alasan sakit. Namun jurnalis Ben Jacobs melaporkan bahwa ketidakhadiran itu bukan disebabkan kondisi kesehatan, melainkan karena Maresca sedang berada dalam fase menentukan masa depannya bersama klub.
Sejak menangani Chelsea mulai musim 2024–25, Enzo Maresca telah bekerja di tengah proyek besar peremajaan skuad. Dalam periode tersebut, The Blues mendatangkan 25 pemain, dengan 18 di antaranya berusia 23 tahun ke bawah, bahkan 14 pemain masih berusia 20 tahun atau lebih muda.
Kebijakan merekrut pemain muda berpotensi tinggi ini merupakan strategi jangka panjang yang diterapkan sejak Todd Boehly mengambil alih klub pada Mei 2022. Meski menjanjikan secara finansial dan proyek masa depan, pendekatan ini dinilai menyulitkan Chelsea untuk bersaing konsisten dalam perebutan gelar-gelar utama.
Di bawah asuhan Maresca, The Blues sejatinya mampu meraih trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub. Namun, muncul keraguan apakah target prestasi yang lebih besar bisa dicapai tanpa kehadiran pemain berpengalaman yang siap bersaing di level tertinggi.
Minimnya peran Enzo Maresca dalam proses transfer membuatnya harus bekerja dengan komposisi pemain yang tersedia. Kondisi tersebut diyakini menjadi sumber utama frustrasinya, terutama menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin.
Di sisi lain, belum banyak nama kuat yang dikaitkan sebagai calon pengganti. Marco Silva dari Fulham dan Roberto De Zerbi yang kini menangani Marseille sempat disebut dalam rumor awal. Silva dinilai mampu bekerja dengan sumber daya terbatas, sementara De Zerbi dikenal dengan gaya bermain atraktif, meski memiliki rekam jejak kritis terhadap manajemen klub.
Kehilangan Maresca tentu akan menjadi pukulan bagi Chelsea. Ia telah menunjukkan kapasitas taktik yang mampu bersaing dengan pelatih top lain. Karena itu, banyak pihak menilai manajemen seharusnya berupaya maksimal mempertahankannya agar proyek jangka panjang The Blues tidak kembali terhenti di tengah jalan.
Artikel Tag: Enzo Maresca, Chelsea, Premier League
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/enzo-maresca-pertimbangkan-pergi-wewenang-terbatas-jadi-masalah
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini