Fabio Cannavaro Minta Uzbekistan Tampil Lebih Berani Lawan Portugal
Fabio Cannavaro tak ingin Uzbekistan hanya fokus pada Cristiano Ronaldo. (Foto: Jack Gorman/Getty Images)
Berita Piala Dunia: Pelatih Uzbekistan, Fabio Cannavaro, menegaskan timnya harus tampil dengan semangat juang yang lebih tinggi saat menghadapi Portugal pada Rabu (24/6/2026) dini hari WIB di Grup K Piala Dunia 2026. Setelah kalah 3-1 dari Kolombia pada laga pembuka, White Wolves membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Uzbekistan menjalani debut mereka di Piala Dunia tahun ini dan langsung menghadapi tantangan besar pada dua pertandingan pertama. Fabio Cannavaro berharap pengalaman dari kekalahan melawan Kolombia dapat menjadi pelajaran berharga bagi para pemainnya sebelum menghadapi salah satu tim unggulan turnamen.
"Kami tidak memiliki apa pun untuk dirugikan. Portugal selalu ingin mengendalikan pertandingan. Mereka akan memulai laga dengan sangat baik dan bermain cepat. Kami sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi hal tersebut," ujar Cannavaro.
Masih membahas persiapan timnya, mantan kapten Italia itu menegaskan Uzbekistan sudah memiliki rencana permainan yang jelas. Meski mengakui kualitas lawan, ia ingin para pemainnya tetap kompetitif dan mampu bertahan dalam pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan.
"Kami memiliki strategi sendiri. Saya tahu kami akan menghadapi tim yang sangat bagus. Kami akan berusaha melakukan yang terbaik dan tetap berada dalam pertandingan hingga akhir," kata Cannavaro.
Berbicara mengenai evaluasi dari laga pertama, Cannavaro menyoroti kurangnya daya juang timnya saat menghadapi Kolombia. Namun ia juga mengingatkan bahwa semangat bertarung harus tetap diimbangi dengan disiplin taktik agar tidak menjadi bumerang bagi Uzbekistan.
"Saya meminta tim untuk bermain dengan semangat juang yang lebih besar dibanding saat melawan Kolombia. Namun kami juga tidak bisa hanya berlari ke mana-mana tanpa tujuan," jelas Cannavaro.
Selain itu, Cannavaro memperingatkan para pemainnya agar tidak terjebak dengan terlalu fokus kepada Cristiano Ronaldo. Meski kapten Portugal tersebut tampil di bawah performa terbaik saat bermain imbang melawan RD Kongo, ia tetap dianggap sebagai ancaman besar yang bisa menentukan pertandingan kapan saja.
"Kami tidak bisa hanya fokus kepada Cristiano. Dia adalah salah satu pemain terbaik sepanjang masa, tetapi Portugal memiliki banyak pemain berkualitas lain dan talenta hebat di bangku cadangan. Meski begitu, Cristiano bisa mencetak gol dalam situasi apa pun dan kami harus sangat berhati-hati," ujar Cannavaro.
Ketika ditanya mengenai pengalamannya menjuarai Piala Dunia 2006 bersama Italia, Fabio Cannavaro mengakui perannya kini sangat berbeda. Sebagai pelatih, tanggung jawabnya jauh lebih besar karena harus memikirkan seluruh tim, bukan hanya performanya sendiri di lapangan.
"Sebagai pemain Anda lebih banyak berpikir secara individu. Sebagai pelatih tidak bisa seperti itu. Anda harus berbicara dengan pemain, memikirkan strategi, dan banyak hal lainnya," kata Cannavaro.
Beralih ke pendekatannya dalam memotivasi skuad Uzbekistan, Cannavaro mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menunjukkan video saat mengangkat trofi Piala Dunia dua dekade lalu. Menurutnya, pengalaman tersebut sudah terlalu lama dan tidak relevan untuk generasi pemain saat ini.
"Saya tidak mencoba menunjukkan bagaimana rasanya mengangkat trofi Piala Dunia karena itu terjadi 20 tahun lalu. Namun saya mencoba menunjukkan kepada mereka bagaimana cara bermain sebagai sebuah tim," jelas Cannavaro.
Mengakhiri pernyataannya, Cannavaro menekankan pentingnya kerja sama tim dibanding bergantung kepada satu individu. Ia menyebut hanya sedikit pemain dalam sejarah yang mampu memenangkan pertandingan seorang diri, sehingga Uzbekistan harus mengandalkan kekuatan kolektif untuk bersaing di level tertinggi.
"Anda memiliki Messi dan Maradona yang bisa memenangkan pertandingan seorang diri, tetapi bagi kami semuanya selalu tentang bermain sebagai tim. Ketika Anda berada di Piala Dunia, pengalaman itu akan tinggal bersama Anda selamanya. Dan saya beruntung karena memiliki kenangan yang sangat indah," tutup Cannavaro.
Artikel Tag: Piala Dunia, Portugal, Fabio Cannavaro, Piala Dunia 2026, uzbekistan
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/fabio-cannavaro-minta-uzbekistan-tampil-lebih-berani-lawan-portugal
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini