Fabio Ravezzani Klaim Sudah Prediksi Penghentian Kasus Gianluca Rocchi

Penulis: Uphit Kratos
Jumat 17 Jul 2026, 02:40 WIB - 197 views
Gianluca Rocchi

Gianluca Rocchi

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Jurnalis Fabio Ravezzani mengaku sudah memprediksi penghentian kasus Gianluca Rocchi. Ia menyindir pihak yang terlalu ingin menciptakan Calciopoli baru.

Direktur Telelombardia, Fabio Ravezzani, mengklaim telah memprediksi arah penghentian kasus dugaan kecurangan wasit yang menyeret nama Gianluca Rocchi dan Inter Milan sejak beberapa pekan lalu.

Klaim ini disampaikan melalui akun X pribadinya menyusul permintaan penghentian penyelidikan oleh Kejaksaan Milan.

"Saya sudah bilang sejak awal bahwa arahnya menuju penghentian kasus untuk Rocchi dan Inter. Tapi di sini, sejumlah orang yang sok tahu malah menyebut saya tidak kompeten, bahkan menuduh saya terlibat kolusi," tulis Ravezzani.

"Terlalu besar keinginan untuk menciptakan Calciopoli [skandal pengaturan wasit di tahun 2006] baru. Investigasi ini jelas-jelas sudah menjadi semacam kekacauan setengah matang. Dan sebagai catatan, saya ini tidak punya bos,"

Kasus sporting fraud ini bermula dari status tersangka Rocchi sejak April 2026, yang sempat memicu spekulasi skandal besar sekelas Calciopoli 2006, dimana Inter Milan sempat diduga sebagai ‘pemesan’ wasit untuk pertandingan tertentu.

Namun pada akhirnya, kejaksaan Milano membedakan antara dugaan interferensi dengan sistem terstruktur yang mempengaruhi penunjukan wasit, sebuah perbedaan yang menjadi dasar utama permintaan penghentian penyelidikan tersebut.

Berkas kasus ini kini diserahkan ke FIGC dan CONI untuk kemungkinan evaluasi di ranah olahraga, meski pada akhirnya keputusan final soal sanksi maupun langkah lanjutan tetap berada di tangan otoritas sepak bola tersebut.

Artikel Tag: Serie A, Gianluca Rocchi, AIA

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/fabio-ravezzani-klaim-sudah-prediksi-penghentian-kasus-gianluca-rocchi
197
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini