FIFA Tuding UEFA Melakukan Kampanye Hitam terhadap Infantino
FIFA menolak permintaan dokumen hukum UEFA terkait proyek FFE Gianni Infantino. (Foto: Thomas Fuller/SOPA Images/LightRocket via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Badan sepak bola dunia, FIFA, secara terbuka menuding UEFA melancarkan kampanye hitam untuk menjatuhkan kepemimpinan sang presiden, Gianni Infantino.
Tudingan keras tersebut disampaikan FIFA melalui berkas hukum yang diajukan ke pengadilan Amerika Serikat sebagai respons atas gugatan UEFA. Sebagaimana dilaporkan oleh BBC, UEFA sebelumnya menuntut pembukaan dokumen rahasia FIFA terkait rencana skema FIFA Forward Enterprise yang kini telah dibatalkan.
UEFA menuduh Infantino melakukan pelanggaran hukum dan mencoba menjual 20 persen saham komersial Piala Dunia dengan harga murah demi keuntungan pribadi. Namun, FIFA membantah tuduhan tersebut dan menilai langkah hukum yang diambil oleh UEFA memiliki cacat hukum yang sangat mendasar.
"UEFA berusaha mencari fakta untuk membantu proses pidana luar negeri yang tidak ada dan UEFA sendiri tidak memiliki kewenangan untuk memulainya. Terlepas dari masalah mendasar itu, UEFA meminta pengadilan ini untuk mengizinkan penyelidikan luas tentang FFE," tulis pihak FIFA dalam berkas pengadilannya.
FIFA menegaskan bahwa pembentukan skema FFE sebenarnya masih sebatas usulan yang membutuhkan persetujuan dari mayoritas asosiasi anggota serta Dewan FIFA. Pihak FIFA menilai UEFA sengaja menyerang program tersebut demi menjaga dominasi ekonomi klub-klub elite Eropa dari persaingan negara berkembang.
"Alih-alih berpartisipasi dalam proses demokratis itu, UEFA merilis siaran pers - yang menjadi awal dari kampanye hitam selama berminggu-minggu terhadap FIFA dan kepimpinannya. Jika sepak bola diperkuat di dunia berkembang, persaingan global meningkat, yang pada akhirnya mengurangi kekuatan pasar UEFA," tambah pernyataan resmi FIFA.
Perselisihan ini juga melibatkan pengusaha asal Amerika Serikat, Joshua Kushner, dan perusahaannya Thrive Eternal yang sejatinya disiapkan menjadi investor utama senilai 4,2 miliar dolar AS. UEFA telah meminta pengadilan New York untuk memanggil Kushner dan penasihat keuangan Greg Maffei guna memberikan kesaksian serta menyerahkan dokumen terkait pembicaraan rahasia bersama Infantino.
Meskipun UEFA menolak memberikan komentar resmi, sumber internal meyakini bahwa FIFA seharusnya membuka dokumen tersebut apabila memang tidak memiliki kesalahan. Di sisi lain, perselisihan ini membuat gelombang desakan agar Gianni Infantino mundur dari jabatannya makin menguat dari tiga konfederasi berbeda.
Artikel Tag: UEFA, FIFA, Gianni Infantino, Piala Dunia
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/fifa-tuding-uefa-melakukan-kampanye-hitam-terhadap-infantino
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini