Gary Neville Kecam Kinerja Wasit di Laga Liverpool vs Arsenal
Gary Neville Kecam Kinerja Wasit di Laga Liverpool vs Arsenal - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Pertandingan antara Liverpool dan Arsenal di Anfield pada Minggu sore menjadi sorotan setelah insiden yang melibatkan Milos Kerkez memicu kemarahan Gary Neville. Laga yang berakhir dengan kemenangan Arsenal 1-0 ini menandai kemenangan pertama mereka di Merseyside dalam 14 tahun terakhir. Gol semata wayang dicetak oleh Kai Havertz pada menit ke-16 berkat umpan dari Declan Rice, membuat Arsenal unggul tiga poin di puncak klasemen atas Manchester City.
Pertandingan tersebut berlangsung dengan intensitas tinggi, penuh momen kontroversial yang membuat emosi memuncak di Anfield. Beberapa insiden seperti tarikan Jurrien Timber terhadap Alexander Isak dan perdebatan antara Christos Tzolis dan Alexis Mac Allister sempat membuat para pendukung tuan rumah merasa kecewa atas keputusan wasit Andy Madley.
Namun, perhatian Neville terutama tertuju pada aturan baru yang diterapkan dalam pertandingan itu. Saat Kerkez terlibat duel udara dengan Havertz di kotak penalti Liverpool, dia jatuh dan mengeluhkan cedera kepala. Sesuai aturan baru yang diterapkan awal musim ini untuk mencegah pemborosan waktu, Kerkez harus meninggalkan lapangan selama satu menit sebelum diizinkan kembali bermain. Aturan ini bertujuan mengurangi kejadian pemain berpura-pura cedera untuk menghentikan permainan.
Neville, dalam komentarnya di Sky Sports, menyatakan ketidakpuasannya terhadap aturan tersebut, menyebutnya sebagai ‘omong kosong’. Ia berpendapat bahwa mengharuskan pemain keluar lapangan selama satu menit memberikan keuntungan terlalu besar bagi tim lawan. Meskipun Arsenal tidak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain selama Kerkez absen, Liverpool sempat terlihat rentan dalam periode tersebut.
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/gary-neville-kecam-kinerja-wasit-di-laga-liverpool-vs-arsenal
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini