Giovanna Botteri Tuduh Alessandro Bastoni Lontarkan Hinaan Rasial

Penulis: Uphit Kratos
Selasa 24 Feb 2026, 22:20 WIB - 138 views
Alessandro Bastoni

Alessandro Bastoni

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Kontroversi yang melibatkan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, memasuki babak baru setelah jurnalis Giovanna Botteri, melemparkan tuduhan rasisme.

Tuduhan serius tersebut disampaikan Botteri saat menjadi pembicara dalam acara televisi bertajuk "In altre parole" yang tayang di saluran LA7. Ia menyoroti aksi sang pemain saat melawan Juventus baru-baru ini.

Giovanna Botteri menuding bahwa aksi diving yang dilakukan sang bek tengah terhadap Pierre Kalulu memiliki unsur rasisme. Insiden tersebut mengakibatkan Kalulu harus menerima kartu merah dari wasit Federico La Penna.

"Dia melakukan sesuatu yang menjijikkan," ujar mantan jurnalis RAI tersebut. Dia juga menambahkan Alessandro Bastoni sengaja membuat pemain berkulit hitam tersebut dikeluarkan dari lapangan lalu merayakan aksi tersebut.

Pernyataan Botteri ini memicu perdebatan sengit mengingat sang pemain sebenarnya sudah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Bastoni mengakui kesalahannya terkait aksi simulasi yang ia lakukan di atas lapangan hijau tersebut.

Beppe Severgnini, yang dikenal sebagai pendukung setia i nerazzurri, mencoba membela sang bek berusia 26 tahun tersebut. Ia menilai tuduhan rasisme itu terlalu berlebihan dan tidak memiliki dasar bukti yang kuat.

Menurut Severgnini, memberikan sanksi berat kepada pemain yang melakukan simulasi hanya akan merusak keharmonisan di dalam tim nasional. Ia berharap publik bisa melihat masalah ini secara lebih proporsional dan tenang.

Namun Botteri tetap pada pendiriannya dan menganggap tindakan sang bek sayap sebagai sesuatu yang memuakkan.

Artikel Tag: Inter Milan, Serie A, Alessandro Bastoni

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/giovanna-botteri-tuduh-alessandro-bastoni-lontarkan-hinaan-rasial
138
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini