Granit Xhaka Belum Puas Setelah Bersinar di Sunderland
Granit Xhaka yakin Sunderland masih bisa lebih hebat. (Foto: Richard Martin-Roberts - CameraSport via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Granit Xhaka mengaku masih belum puas setelah terpilih sebagai pemain terbaik Sunderland musim ini dalam acara penghargaan resmi klub di Beacon of Light. Gelandang asal Swiss tersebut menjadi salah satu sosok paling penting dalam perjalanan luar biasa The Black Cats pada musim pertama mereka kembali ke Premier League setelah memutuskan meninggalkan Bayer Leverkusen musim panas lalu.
Sebagai kapten tim, Granit Xhaka memainkan peran besar dalam menjaga keseimbangan skuad muda Sunderland sepanjang musim. Pengalamannya di level tertinggi Eropa membantu The Black Cats tampil kompetitif dan tetap bersaing memperebutkan tiket kompetisi Eropa hingga pekan terakhir Premier League musim ini.
Dalam pidatonya setelah menerima penghargaan, Xhaka menegaskan Sunderland masih memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh. “Ini spesial. Klub ini spesial dan perasaannya juga spesial. Apa yang kami lakukan bersama tim dan staf sangat luar biasa. Saya pernah mengatakan beberapa pekan lalu bahwa merupakan sebuah kehormatan menjadi bagian dari tim ini dan mengenakan seragam Sunderland,” kata Xhaka.
Ia juga menilai kesuksesan Sunderland musim ini lahir dari keseimbangan antara kualitas dan kerendahan hati di dalam skuad. “Mudah untuk berbicara tetapi lebih sulit melakukannya. Saya pikir kami berhasil menjaga semuanya dengan sangat baik dan tetap rendah hati. Saya melihat kualitas para pemain di tim ini dan saya hanya mencoba membawa pengalaman untuk membantu para pemain muda. Ini baru permulaan dan semoga masih ada banyak musim seperti ini di masa depan,” ujarnya.
Granit Xhaka kemudian memilih dua kemenangan derby melawan Newcastle United sebagai momen terbaiknya musim ini. Ia mengaku sejak awal sudah mengetahui betapa pentingnya pertandingan tersebut bagi para pendukung Sunderland dan merasa bangga bisa membantu tim memenangkan dua laga penuh gengsi itu.
Menjelang laga melawan Chelsea pada Ahad (24/5/2026) malam WIB, Xhaka meminta Sunderland tetap mempertahankan identitas permainan mereka demi menjaga peluang lolos ke kompetisi Eropa. “Kami tidak bisa meminta lebih banyak lagi. Laga terakhir musim ini masih menentukan sesuatu untuk kami. Kami tahu apa yang harus dilakukan dan jika menang, kami tahu apa yang bisa kami dapatkan,” tutur Xhaka.
Selain penghargaan untuk Xhaka, Sunderland juga memberikan penghargaan pemain muda terbaik kepada Robin Roefs. Chris Rigg memenangkan gol terbaik musim ini berkat golnya ke gawang Aston Villa, sementara Brian Brobbey mendapat penghargaan momen terbaik musim ini lewat gol kemenangan dramatis saat menghadapi Newcastle United.
Artikel Tag: Granit Xhaka, Sunderland
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/granit-xhaka-belum-puas-setelah-bersinar-di-sunderland
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini