Granit Xhaka Tolak Chelsea demi Proyek Besar Sunderland

Penulis: Fery Andriyansyah
Senin 24 Agu 2026, 20:00 WIB - 104 views
Granit Xhaka yakin Sunderland masih bisa meraih prestasi besar

Granit Xhaka yakin Sunderland masih bisa meraih prestasi besar. (Foto: Richard Pelham/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Granit Xhaka mengungkap alasan menolak tawaran Chelsea pada musim panas. Gelandang Sunderland tersebut memilih bertahan karena percaya masih ada proyek jangka panjang yang bisa menghasilkan pencapaian besar bersama klub setelah keberhasilan mereka kembali ke Premier League dan lolos ke Liga Europa.

Xhaka sempat dikaitkan dengan kepindahan sensasional ke Stamford Bridge pada awal musim panas. Manajer Chelsea, Xabi Alonso, disebut ingin kembali bekerja sama dengan gelandang asal Swiss tersebut setelah keduanya memiliki hubungan yang sangat baik ketika masih berada di Bayer Leverkusen.

Namun, Granit Xhaka, yang kini berusia 33 tahun, memilih menolak minat Chelsea. Menurutnya, keputusan tersebut tidak hanya didasarkan pada situasi saat ini, tetapi juga keyakinan bahwa Sunderland memiliki rencana jangka panjang yang layak untuk diperjuangkan.

"Bagi saya, itu sudah jelas. Saya tidak ingin menandatangani kontrak jangka pendek karena saya percaya ada proyek jangka panjang di depan. Saya percaya kami bisa kembali meraih hal-hal besar," kata Xhaka kepada Daily Mail.

Xhaka bahkan mengaku dapat merasakan ambisi tersebut ketika berinteraksi dengan orang-orang di Sunderland. Menurutnya, antusiasme masyarakat dan pendukung klub menjadi salah satu faktor yang semakin menguatkan keyakinannya untuk melanjutkan perjalanan bersama The Black Cats.

"Anda bisa merasakannya. Anda memiliki perasaan itu ketika melihat mata orang-orang," ujar Xhaka. Ia menilai atmosfer tersebut menunjukkan bahwa Sunderland memiliki fondasi kuat untuk terus berkembang setelah menjalani periode kebangkitan yang mengesankan.

Xhaka baru bergabung dengan Sunderland dari Leverkusen pada musim panas 2025, tidak lama setelah klub tersebut kembali ke Premier League. Kehadirannya terbukti penting dalam musim pertama mereka di kasta tertinggi, ketika tim asuhan Regis Le Bris mengejutkan banyak pihak dengan finis di posisi ketujuh.

Pencapaian tersebut membuat Sunderland lolos ke Liga Europa musim ini. Bagi Xhaka, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa proyek klub bukan sekadar ambisi tanpa dasar. Ia kini ingin membantu The Black Cats melanjutkan perkembangan tersebut sekaligus menghadapi tantangan yang lebih besar di kompetisi domestik dan Eropa.

Xhaka juga mengonfirmasi bahwa dirinya tetap berkomunikasi dengan Alonso. Namun, ia menegaskan hubungan tersebut tidak berkaitan dengan kemungkinan transfer ke Chelsea dan lebih merupakan komunikasi antara orang-orang yang pernah bekerja sama dalam sepak bola.

"Saya berbicara dengan Xabi. Saya berbicara dengannya hampir setiap hari. Dengan Xabi, dengan Mikel Arteta, dengan siapa pun. Bagi saya, memiliki hubungan seperti itu tidak berarti saya harus pindah ke suatu tempat," jelas Granit Xhaka.

Mantan pemain Arsenal tersebut mengatakan pembicaraannya dengan para mantan manajer dan pelatih tidak hanya membahas sepak bola. Ia berusaha mengambil sebanyak mungkin masukan dari orang-orang yang diyakini dapat membantunya berkembang dan mencapai level berikutnya dalam kariernya.

"Saya berbicara dengan mereka tentang segala hal, bukan hanya sepak bola. Saya mencoba mendapatkan sebanyak mungkin nasihat dari para pelatih yang menurut saya bisa membawa saya ke level berikutnya," tambah Xhaka.

Setelah gagal mendapatkan Xhaka, Chelsea akhirnya beralih ke target lain untuk memperkuat pengalaman di lini tengah. The Blues kemudian merekrut Jordan Henderson secara gratis dari Brentford, sebuah keputusan yang sejalan dengan kebutuhan Alonso terhadap pemain berpengalaman dalam skuadnya.

Alonso sebelumnya menjelaskan bahwa Chelsea membutuhkan tambahan pengalaman untuk membantu skuad menghadapi tuntutan musim yang panjang. Henderson dinilai memenuhi kebutuhan tersebut setelah memiliki pengalaman luas di Premier League dan kompetisi Eropa selama kariernya.

Sementara itu, Xhaka kini memasuki fase baru bersama Sunderland dengan kesempatan bermain di Liga Europa. Keputusannya menolak Chelsea menunjukkan bahwa sang gelandang masih percaya pada potensi The Black Cats dan ingin menjadi bagian dari perjalanan klub menuju pencapaian yang lebih tinggi.

Artikel Tag: Chelsea, Premier League, Granit Xhaka, Sunderland

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/granit-xhaka-tolak-chelsea-demi-proyek-besar-sunderland
104
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini