Hancurkan Industri Sepak Bola, Javier Tebas Desak Gianni Infantino Mundur

Penulis: Depe Ptr
Rabu 22 Jul 2026, 07:35 WIB - 120 views
Hancurkan Industri Sepak Bola, Javier Tebas Desak Gianni Infantino Mundur

Gianni Infantino / via Gettyimages

Ligaolahraga.com -

Berita Sepak Bola: Presiden La Liga, Javier Tebas, mengatakan bahwa presiden FIFA, Gianni Infantino, harus mengundurkan diri, menuduh badan pengatur tersebut "menghancurkan industri sepak bola" dengan merombak format kompetisi internasional dengan mengorbankan liga dan klub domestik.

Javier Tebas telah berulang kali mengkritik FIFA terkait padatnya jadwal pertandingan dan rencana untuk memperbesar format Piala Dunia lebih lanjut.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Italia, La Gazzetta dello Sport, ketika Tebas ditanya apakah Infantino harus mundur, dia berkata: "Menurut pendapat saya, ya, saya pikir waktunya sudah habis."

Gianni Infantino mengatakan pada bulan April bahwa ia akan mencalonkan diri kembali untuk masa jabatan keempat sebagai presiden FIFA, dengan pemilihan untuk siklus 2027-2031 dijadwalkan akan berlangsung di Maroko pada 18 Maret tahun depan.

Ketika ditanya tentang meningkatnya kritik terhadap kepemimpinan Infantino, Tebas mengatakan bahwa presiden FIFA tersebut tetap mendapat dukungan kuat dari federasi nasional meskipun ada kekhawatiran di dalam dunia sepak bola.

"Seharusnya dia tidak tetap di sini, tetapi dengan keadaan saat ini berarti dia tidak akan pergi," kata Tebas.

"Tidak ada kandidat oposisi yang bisa bersaing melawannya, tidak ada yang mau maju untuk kalah. Inilah sistemnya, dan sistem ini cacat dari akarnya.

"Saya telah mendengar banyak orang menentang kepemimpinan Infantino, yang tidak setuju dengan apa yang dia lakukan. Mereka pernah mengatakannya, tetapi kemudian mereka tidak melakukan apa pun."

Artikel Tag: FIFA, Gianni Infantino, Piala Dunia, Javier Tebas, Piala Dunia 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/hancurkan-industri-sepak-bola-javier-tebas-desak-gianni-infantino-mundur
120
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini