Harvey Barnes Ungkap Perbedaan Gaya Newcastle di Era Matthias Jaissle
Harvey Barnes melihat Newcastle lebih langsung menyerang sejak ditangani Matthias Jaissle. (Foto: Michael Driver/MI News/NurPhoto via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Matthias Jaissle membangun Newcastle United dengan pendekatan intens, agresif, dan proaktif yang mengingatkan pada permainan terbaik tim di era Eddie Howe. Namun, Harvey Barnes melihat terdapat sejumlah perbedaan kecil dalam cara Newcastle bermain sejak pergantian manajer. Menurutnya, Jaissle tetap mempertahankan tekanan tinggi, tetapi memberikan sentuhan berbeda ketika tim merebut bola.
Harvey Barnes menilai perubahan tersebut terlihat terutama setelah Newcastle berhasil mendapatkan kembali penguasaan bola. The Magpies kini cenderung bermain lebih langsung dan berusaha menyerang melalui area tengah dengan cepat. Menurutnya, pendekatan itu cocok dengan karakter skuad saat ini yang memiliki banyak pemain dengan kecepatan serta kemampuan membawa bola menuju area lawan.
"Saya pikir jelas ada perbedaan dan juga ada beberapa kesamaan. Kami ingin melakukan pressing. Semua itu sebenarnya sudah pernah kami lakukan sebelumnya, tetapi ada beberapa penyesuaian karena setiap manajer berbeda. Mungkin ketika merebut bola kami bermain sedikit lebih langsung dan ingin menyerang cepat melalui tengah. Anda mungkin melihatnya pada gol pertama beberapa hari lalu, ketika kami melakukan serangan balik dengan cepat," kata Barnes.
Kecepatan menjadi salah satu kekuatan Newcastle yang ingin dimaksimalkan Jaissle. Barnes menilai skuad memiliki banyak pemain yang mampu bergerak cepat dan memberikan arah serangan yang jelas setelah merebut bola. Karena itu, para pemain berusaha memanfaatkan karakter tersebut semaksimal mungkin dalam sistem baru yang diterapkan manajer asal Jerman tersebut.
"Kami memiliki banyak kecepatan dan arah permainan dalam skuad. Anda tentu ingin menggunakannya dengan kualitas terbaik yang bisa Anda berikan. Sejauh ini, para pemain menerima pendekatan tersebut dan melakukannya dengan sangat baik. Saya pikir ini menjadi awal musim yang sangat bagus," ujar Barnes.
Selain pendekatan taktik, Barnes juga menyoroti tuntutan tinggi yang diberikan Jaissle kepada seluruh pemain. Manajer berusia 38 tahun itu menuntut intensitas tinggi dalam latihan maupun pertandingan dan tidak ragu meninggalkan pemain yang tidak memenuhi standarnya. Bagi Barnes, sikap tegas tersebut justru membantu menciptakan persaingan sehat dalam skuad.
"Saya pikir ada energi yang nyata darinya dan tuntutan yang sangat tinggi. Para pemain tahu bahwa jika Anda tidak melakukannya, Anda tidak akan bermain, jadi dia kejam dalam hal itu, dan menurut saya itu bagus. Semua orang tahu mereka harus ikut serta dan memberikan penampilan setiap pekan untuk bermain di tim ini, dan itu akan menetapkan standar yang sangat tinggi," tutur Barnes.
Sikap Matthias Jaissle di pinggir lapangan juga mendapat respons positif dari pendukung Newcastle United. Manajer tersebut terlihat sangat emosional selama pertandingan, mengikuti setiap momen permainan dan memprotes sejumlah keputusan dari area teknis. Barnes kemudian ditanya apakah Jaissle memang selalu seintens itu dalam aktivitas sehari-hari bersama skuad.
Barnes tertawa sebelum menjawab bahwa Jaissle memang membawa energi tinggi, tetapi tidak selalu menunjukkan karakter yang sama ketika berada di pusat latihan. "Sedikit, tetapi saya pikir itu bagus. Anda ingin energi seperti itu dalam latihan, Anda ingin merasakannya, Anda ingin mendorong standar setinggi itu dan saya pikir dia melakukannya. Anda melihatnya di sisi lapangan, tetapi dia tidak seperti itu sepanjang waktu, tidak ketika berada di sekitar tempat latihan," kata Barnes.
Menurut Barnes, kemampuan Matthias Jaissle membuat pemain menerima idenya dalam waktu singkat menjadi salah satu hal paling penting sejauh ini. Newcastle sedang menjalani perubahan besar setelah pergantian manajer dan perombakan skuad, tetapi pemain terlihat cepat memahami tuntutan baru yang diberikan kepada mereka.
"Saya pikir dia sangat bagus. Anda sudah melihat seberapa cepat para pemain dan semua orang menerima apa yang ingin dia lakukan, dan saya pikir itu sangat penting," ujar Harvey Barnes.
Dengan pendekatan yang tetap mengandalkan pressing dan intensitas tetapi lebih langsung ketika merebut bola, Newcastle United mulai menunjukkan identitas baru di bawah Jaissle. Barnes menjadi salah satu pemain yang merasakan langsung perubahan tersebut dan menilai para pemain telah merespons tuntutan sang manajer dengan baik.
Kemenangan atas West Bromwich Albion di Carabao Cup juga menjadi bukti awal bahwa pendekatan tersebut mulai memberikan hasil. Newcastle tidak hanya mempertahankan energi tinggi sepanjang pertandingan, tetapi juga mampu melakukan serangan balik cepat untuk memanfaatkan kecepatan yang dimiliki skuad. Barnes berharap standar yang ditetapkan Jaissle dapat terus dipertahankan sepanjang musim.
Artikel Tag: Newcastle United, Harvey Barnes, Matthias Jaissle
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/harvey-barnes-ungkap-perbedaan-gaya-newcastle-di-era-matthias-jaissle
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini