Iklim Protes di San Siro, Marcos Cafu: Hak Suci Fans, Tapi Jangan Kelewatan

Penulis: Uphit Kratos
Jumat 15 Mei 2026, 01:10 WIB - 114 views
Marcos Cafu

Marcos Cafu

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Marcos Cafu memahami kekecewaan fans AC Milan. Namun legenda asal Brasil itu mengingatkan agar protes tetap berada dalam koridor yang beradab.

San Siro bergemuruh dengan protes dalam beberapa laga kandang terakhir. Kekecewaan Curva Sud dan seluruh pendukung Rossoneri meluap melihat tim kesayangan mereka merosot tajam di fase krusial musim ini.

Situasi yang menciptakan atmosfer penuh tekanan bagi para pemain di lapangan. Marcos Cafu tidak asing dengan situasi semacam ini. Selama berkarier di Italia, ia pernah merasakan langsung panasnya amarah suporter.

Dalam wawancara bersama La Gazzetta dello Sport, ia berbagi pengalaman dan pandangannya soal fenomena ini.

"Kita mulai dari prinsip bahwa protes adalah hak suci para fans, setidaknya selama protes itu tetap dalam batas kesopanan. Misalnya ketika saya di Roma, setelah kami tersingkir dari Coppa Italia oleh Atalanta," kenang Cafu.

Legenda asal Brasil itu memahami karakter basis suporter klub-klub besar Italia. Tapi ia juga mengajak untuk melihat protes dari sudut pandang yang berbeda, bukan semata sebagai bentuk kemarahan.

"Basis suporter seperti Roma atau Milan sendiri sangat bergairah. Tapi kita juga harus ingat bahwa tidak ada fans yang ingin mencelakai timnya sendiri. Jadi, cemoohan atau nyanyian seharusnya hanya dilihat sebagai cara untuk memacu atmosfer."

"Jangan lupa bahwa kapten hanya berbicara di depan publik ketika diizinkan oleh klub. Di internal, situasinya berbeda. Saya yakin, misalnya, Maignan adalah tipe orang yang tahu bagaimana membuat dirinya didengar di ruang ganti,"

Artikel Tag: AC Milan, Liga Italia, Marcos Cafu

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/iklim-protes-di-san-siro-marcos-cafu-hak-suci-fans-tapi-jangan-kelewatan
114
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini