Issa Diop Ungkap Peran Koki Pribadi dalam Kariernya di Sepak Bola
Issa Diop sebut koki pribadi bantu jaga performa di lapangan. (Foto: Jacques Feeney/Offside/Offside via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Issa Diop membagikan cerita di balik keputusan penting dalam kariernya bersama Fulham. Bek berusia 29 tahun itu mengungkap bahwa menyewa koki pribadi sejak 2018 menjadi faktor besar dalam menjaga kondisi fisik dan memperpanjang kariernya di Premier League.
Issa Diop mulai menerapkan kebiasaan tersebut saat bergabung dengan West Ham dari Toulouse. Sejak saat itu, ia secara konsisten menggunakan jasa koki pribadi untuk mengatur pola makan harian, termasuk belanja bahan, penyusunan menu, hingga penyesuaian nutrisi berdasarkan kebutuhan tubuh dan intensitas latihan.
Dalam wawancara dengan L’Equipe, Diop menjelaskan bahwa ia telah bekerja dengan beberapa koki, termasuk Ibrahim Mbaye yang telah menemaninya sejak bergabung dengan Fulham pada 2022. Ia menyebut kokinya tidak hanya menyiapkan makanan, tetapi juga membantu mengatur rutinitas makan secara disiplin setiap pekan.
“Saya membuat keputusan ini saat bergabung dengan West Ham pada 2018. Saya sudah bekerja dengan tiga koki, termasuk Ibrahim Mbaye yang bersama saya sejak bergabung dengan Fulham. Dia bekerja dari Senin sampai Jumat, menyiapkan makan malam, belanja bahan makanan, dan kami menyusun jadwal di awal pekan. Awalnya untuk memahami preferensi saya, dia memasak pada waktu tertentu sekitar pukul 20.00 dan juga menyiapkan makanan untuk istri serta anak-anak saya,” ujar Diop.
Ia juga menekankan bahwa kualitas bahan makanan menjadi prioritas utama dalam pola hidupnya. Selain itu, koki pribadinya bekerja sama dengan ahli gizi klub untuk memastikan setiap menu sesuai dengan kebutuhan performa, termasuk penyesuaian berdasarkan hasil tes darah dan program latihan yang dijalani.
“Saya ingin bahan makanan segar. Dengan koki pribadi, saya bisa menghindari makanan tidak sehat. Dia mencari bahan berkualitas dan bekerja sama dengan ahli gizi klub, menyesuaikan menu dengan latihan. Bahkan diet saya diatur berdasarkan tes darah, termasuk kebutuhan zat besi dan vitamin. Saya tidak tahu apakah saya merasa lebih baik, tapi yang jelas tidak lebih buruk. Ini sudah hampir delapan tahun. Ini membantu saya menjaga berat badan, menghindari cedera, dan fokus pada pemulihan. Ini memang biaya tambahan, tapi saya menganggapnya investasi untuk diri saya,” lanjutnya.
Diop menambahkan bahwa tren penggunaan koki pribadi kini semakin umum di Premier League. Ia menyebut banyak pemain mulai menyadari pentingnya nutrisi sebagai bagian dari performa, bahkan sebagian besar rekan setimnya di Fulham telah mengadopsi pendekatan serupa dalam kehidupan profesional mereka.
Artikel Tag: fulham, issa diop
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/issa-diop-ungkap-peran-koki-pribadi-dalam-kariernya-di-sepak-bola
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini