Kalahkan Cagliari, Perubahan di Lini Tengah AC Milan Jadi Kunci Utama
AC Milan
Berita Liga Italia: AC Milan memulai tahun 2026 dengan hasil positif setelah berhasil meraih 3 poin penting saat menghadapi Cagliari. Perubahan di lini tengah jadi kunci utama.
Pertandingan yang berlangsung di markas Cagliari ini awalnya berjalan sulit. Beruntung bagi AC Milan, Cagliari gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas sehingga skor kacamata bertahan hingga turun minum tiba.
Memasuki babak kedua, instruksi dari Max Allegri terbukti ampuh mengubah jalannya pertandingan menjadi lebih terkendali bagi Milan. Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Rafael Leao yang memanfaatkan umpan tarik Adrien Rabiot.
Secara taktis, Allegri harus melakukan beberapa penyesuaian mendadak tepat sebelum laga. Strahinja Pavlovic harus absen karena demam, yang memaksa Davide Bartesaghi digeser menjadi bek tengah untuk mengisi kekosongan tersebut.
Perubahan formasi menjadi 3-1-5-1 menjadi kunci, dimana Luka Modric berperan sebagai pengatur serangan dari posisi yang lebih dalam. Sementara itu, duet Youssouf Fofana dan Adrien Rabiot diberikan kebebasan untuk lebih sering maju ke depan.
Pergerakan Rabiot di sisi kiri terbukti sangat merepotkan lini pertahanan Cagliari yang menggunakan sistem tiga pemain bertahan.
Momen gol berawal dari aksi cerdik Alexis Saelemaekers yang berhasil melewati tekanan tiga pemain lawan sebelum mengirimkan bola ke tengah. Fofana kemudian melepaskan umpan ke Rabiot yang langsung mengirimkan bola kepada Leao.
Statistik juga menunjukkan bahwa Saelemaekers menjadi pemain yang paling sering mengirimkan umpan ke area sepertiga akhir pertahanan lawan. Kontribusinya bersama Modric dan Rabiot sangat krusial dalam mengalirkan serangan.
Artikel Tag: AC Milan
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/kalahkan-cagliari-perubahan-di-lini-tengah-ac-milan-jadi-kunci-utama
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini