Kesalahan Arteta dan Pembelaan Rooney pada Arsenal
Kesalahan Arteta dan Pembelaan Rooney pada Arsenal - sumber: (footballlondon)
Berita Arsenal kembali menjadi sorotan saat musim mendekati fase krusialnya. Pasukan Mikel Arteta baru saja berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 dalam laga putaran kelima Piala FA melawan Mansfield Town pada hari Sabtu. Meski harus bekerja keras untuk menang, The Gunners kini bisa merasa optimis karena memimpin tujuh poin atas Manchester City dalam perburuan gelar Liga Premier. Selain itu, mereka juga telah mencapai final Piala Carabao dan akan berhadapan dengan City pada akhir bulan ini.
Fokus Arsenal kini berpindah ke laga penting babak 16 besar Liga Champions melawan Bayer Leverkusen pada Rabu malam, setelah sebelumnya menjuarai fase liga dan mendapatkan hasil undian yang menguntungkan. Menjelang pertandingan tersebut, football.london menyoroti dua berita utama terkait klub asal London utara ini.
Rooney Bela The Gunners
Wayne Rooney membela Arsenal dengan menyebut kritik terhadap gaya permainan mereka belakangan ini sebagai sesuatu yang tidak adil. Sepanjang musim ini, The Gunners sering kali harus menerapkan gaya bermain yang lebih pragmatis untuk mengamankan kemenangan dalam pertandingan. Hal ini menuai komentar pedas dari pundit seperti Paul Scholes, yang menyebut Arsenal sebagai "tim paling membosankan" untuk meraih gelar jika mereka berhasil juara di bulan Mei. Namun, Rooney, mantan rekan setim Scholes di Manchester United, memiliki pandangan berbeda dan memuji Arteta yang telah belajar untuk menang dengan berbagai cara.
Dalam acara The Wayne Rooney Show, ia menyatakan bahwa Arsenal memiliki campuran yang baik, dengan pemain berbeda yang mampu mencetak gol dan solid dalam bertahan. Rooney menambahkan bahwa set-piece adalah bagian dari sepak bola dan Arsenal tidak perlu mengubah cara mereka bermain.
Keputusan Pinjaman Nwaneri Dikritik
Pahlawan Arsenal, Perry Groves, mengungkapkan pendapatnya bahwa keputusan untuk melepas Ethan Nwaneri dengan status pinjaman selama semusim ke Marseille pada bulan Januari adalah sebuah kesalahan. Setelah debut yang menjanjikan di mana dia mencetak gol untuk tim barunya, perjalanan Nwaneri di Prancis berubah menjadi sumber frustrasi. Manajer yang merekrutnya, Roberto De Zerbi, meninggalkan Marseille bulan lalu, membuat pemain berusia 18 tahun itu lebih sering tampil sebagai pemain pengganti di bawah pelatih baru. Nwaneri awalnya meninggalkan Arsenal untuk mendapatkan lebih banyak waktu bermain demi pengembangan dirinya, dan Groves menyebut kepergiannya sebagai kesalahan besar.
Groves berpendapat bahwa Nwaneri seharusnya tetap di Arsenal, meskipun tidak mendapatkan banyak waktu bermain. Di sisi lain, presenter Inside Gooners, Nick Bright, menyebut bahwa ada unsur manajemen pemain untuk menjaga kebahagiaan Nwaneri. Namun, Groves tetap tidak setuju dengan pandangan tersebut, menegaskan bahwa kebahagiaan sang pemain tidak terlalu penting.
Artikel Tag: Arsenal, Mikel Arteta
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/kesalahan-arteta-dan-pembelaan-rooney-pada-arsenal
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini