Kesan Thom Haye Lakoni Laga di Kota Kelahiran Sang Kakek

Penulis: M. Aldi
Minggu 01 Feb 2026, 16:45 WIB - 125 views
Gelandang Persib, Thom Haye mendapat kesan emosional tampil di kota Solo

Gelandang Persib, Thom Haye

Ligaolahraga.com -

Berita Super League Indonesia: Pertandingan Persib melawan Persis di Solo memberi kesan mendalam bagi Thom Haye. Karena ini menjadi kota tempat lahirnya sang kakek sekitar satu abad yang lalu.

Maung Bandung memainkan laga tandang pekan ke-19 di Stadion Manahan, Sabtu (31/1). Di pertandingan ini, klub asuhan Bojan Hodak meraih kemenangan tipis 1-0 melalui gol semata wayang yang dicetak Andrew Jung.

Gelandang Persib ini merupakan pemain diaspora yang lahir dan tumbuh di Belanda. Akar keluarganya erat dengan Indonesia lantaran sang kakek lahir di Solo dan membuatnnya ini bisa memegang status WNI.

"Sejujurnya saya merasa emosional di beberapa hari terakhir ketika memikirkan ini. Karena kakek saya lahir di sini sekitar seratus tahun yang lalu dan saya merasa sangat antusias," kata Thom Haye dalam wawancara usai laga.

Meski saat ini dia membela Maung Bandung, tapi ada kesan spesial ketika tampil melawan Persis di Solo. Gelandang 30 tahun ini juga memuji kualitas Stadion Manahan yang menjadi tempat pertandingan bergulir.

"Ini menjadi hari spesial juga bagi keluarga saya. Jadi saya senang sebab kami bisa menang dan secara keseluruhan, jika melihat stadion ini, ini adalah salah satu lapangan yang terbaik di Indonesia yang kami mainkan musim ini," ujarnya.

Sayang selama berada di Solo, Thom Haye tak punya banyak waktu untuk menikmati kotanya. Karena para pemain Persib diminta untuk fokus beristirahat dan mempersiapkan diri menjelang pertandingan.

"Ya memang agak sulit karena kami kebanyakan hanya diam di hotel. Saya coba untuk berjalan berkeliling, mencoba menikmati kota ini dan saya harap saya bisa kembali ke sini lagi," pungkas dia.

Artikel Tag: Thom Haye, Persib, solo, Persis

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/kesan-thom-haye-lakoni-laga-di-kota-kelahiran-sang-kakek
125
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini