Kieran Trippier Bela Warisan Eddie Howe di Newcastle United

Penulis: Fery Andriyansyah
Jumat 14 Agu 2026, 23:30 WIB - 109 views
Kieran Trippier sebut Eddie Howe akan selalu dikenang di Newcastle United

Kieran Trippier sebut Eddie Howe akan selalu dikenang di Newcastle United. (Foto: Malcolm Couzens/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Kieran Trippier mengakui dirinya kecewa melihat Eddie Howe meninggalkan Newcastle United setelah membangun perubahan besar selama masa kepemimpinannya. Mantan bek The Magpies itu menilai pencapaian Howe di St James' Park pantas mendapatkan penghargaan besar, meski ia menyerahkan keputusan mengenai kemungkinan patung untuk sang manajer kepada pihak klub dan suporter.

Trippier menjadi rekrutan pertama Eddie Howe ketika Newcastle berada dalam proses transformasi besar setelah pengambilalihan oleh konsorsium yang dipimpin Arab Saudi. Dalam waktu sekitar 18 bulan, The Magpies berubah dari tim yang berjuang menghindari degradasi menjadi peserta Liga Champions, dengan Trippier menjadi salah satu pemain penting di lapangan.

Selama empat setengah tahun bersama Newcastle United, Trippier juga merasakan langsung bagaimana hubungan antara klub dan suporter berubah. Puncaknya terjadi ketika Newcastle mengakhiri penantian 56 tahun untuk meraih trofi besar dengan memenangkan Carabao Cup tahun lalu. Mereka mengalahkan Liverpool 2-1 dalam pertandingan final di Wembley Stadium.

Trippier akhirnya meninggalkan Newcastle pada akhir kontraknya musim panas ini setelah berdiskusi dengan Howe dan direktur olahraga Ross Wilson. Bek berusia 35 tahun itu kemudian bergabung dengan Wolverhampton Wanderers secara gratis untuk menghadapi tantangan baru, sementara Eddie Howe memilih beristirahat dari sepak bola setelah kepergiannya dari Newcastle.

Matthias Jaissle kini menggantikan Howe sebagai manajer Newcastle United. Namun, Kieran Trippier mengaku tetap merasa kehilangan sosok yang menurutnya telah memberikan perubahan mendasar kepada klub, bukan hanya dalam prestasi di lapangan tetapi juga dalam hubungan antara tim dan pendukung.

"Dia membantu klub bertahan di Premier League, dua kali lolos ke Liga Champions, dan memenangkan trofi. Namun, hal terpenting yang dia lakukan adalah menghubungkan kembali para suporter dengan tim," kata Trippier kepada The Guardian.

Trippier mengingat bagaimana situasi Newcastle United sebelum pengambilalihan klub. Menurutnya, hubungan antara suporter, pemilik, dan jajaran klub saat itu tidak berjalan baik. Kedatangan pemilik baru dan Howe kemudian mengubah suasana tersebut secara signifikan, dengan sang manajer mampu menyatukan berbagai elemen di klub.

"Sebelum pengambilalihan, saya diberitahu bahwa tempat itu bukan tempat yang bagus untuk berada. Para suporter menentang pemilik, jajaran klub, dan sebagainya. Namun ketika pemilik baru datang, begitu juga manajer, dia menyatukan semuanya," ujar Trippier.

Mantan pemain Newcastle itu kemudian ditanya apakah Howe pantas mendapatkan patung di sekitar St James' Park sebagai bentuk penghormatan atas jasanya. Trippier tidak memberikan jawaban secara langsung, tetapi mengingatkan bahwa Howe telah memberikan trofi kepada klub yang sebelumnya mengalami penantian panjang. "Dia sudah memenangkan trofi, bukan? Tetapi itu bukan keputusan saya," kata Trippier sambil tersenyum.

Kieran Trippier juga mengingat momen parade kemenangan Carabao Cup yang menurutnya menunjukkan betapa besar kecintaan suporter kepada Howe. Sebuah spanduk besar bergambar sang manajer menjadi salah satu simbol penghormatan pendukung setelah Newcastle mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih trofi.

Menurut laporan The Guardian, Trippier menilai perjalanan Howe di Newcastle akan selalu dikenang. Ia juga mengingat bahwa St James' Park pernah menjadi tempat yang sulit untuk dimainkan, termasuk setelah Newcastle tersingkir secara mengejutkan dari Piala FA oleh Cambridge United.

"Paradenya luar biasa. Spanduk besar bergambar manajer menunjukkan kecintaan suporter kepadanya dan masih mereka rasakan sampai sekarang," ujar Trippier.

Trippier bahkan melihat kekalahan tersebut sebagai kemungkinan titik balik. Setelah tersingkir dari Piala FA, Newcastle United dapat memusatkan perhatian pada upaya bertahan di Premier League dan kemudian berkembang menjadi salah satu klub yang mampu bersaing di papan atas.

"Mungkin itu sebenarnya sebuah berkah, sehingga kami bisa fokus bertahan di Premier League. Dia pasti akan tercatat dalam sejarah di sana. Saya sangat kecewa melihatnya pergi," tegas Trippier.

Kini Kieran Trippier memulai babak baru bersama Wolves, sedangkan Eddie Howe mengambil waktu untuk beristirahat. Newcastle sendiri telah memasuki era baru bersama Jaissle. Namun, bagi Trippier, fondasi yang dibangun Howe selama berada di St James' Park akan tetap menjadi bagian penting dari sejarah modern klub.

Artikel Tag: Newcastle United, Eddie Howe, Kieran Trippier

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/kieran-trippier-bela-warisan-eddie-howe-di-newcastle-united
109
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini