KNVB Laporkan Pelecehan Rasial usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Penulis: Fery Andriyansyah
Sabtu 04 Jul 2026, 17:00 WIB - 150 views
KNVB bawa kasus rasisme terhadap pemain Belanda ke jalur hukum

KNVB bawa kasus rasisme terhadap pemain Belanda ke jalur hukum. (Foto: David Ramos/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Piala Dunia: KNVB mengambil langkah hukum setelah sejumlah pemain Belanda menjadi sasaran pelecehan rasial menyusul kekalahan dari Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Selasa (30/6/2026) di Monterrey Stadium, Monterrey. Asosiasi Sepak Bola Belanda itu menyatakan telah menyerahkan berbagai unggahan bermuatan rasis kepada kantor jaksa penuntut umum untuk ditindaklanjuti.

Belanda harus mengakhiri langkah di Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Maroko usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Seusai pertandingan, tiga algojo yang gagal menjalankan tugasnya, yakni Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville, menjadi sasaran serangan rasial dan diskriminatif di media sosial.

Dalam pernyataan resminya pada Jumat, KNVB menegaskan pihaknya ingin memberikan pesan tegas bahwa tindakan rasis tidak dapat ditoleransi. Meski mengakui tidak mungkin menemukan seluruh pelaku, federasi tetap ingin membawa kasus tersebut ke jalur hukum.

"Sayangnya, tidak mungkin mendeteksi dan menangkap setiap pelaku yang mengirimkan komentar bernada rasis. Namun, KNVB ingin mengirimkan pesan yang sangat jelas," tulis federasi. "Ada batas yang tidak boleh dilanggar dan akan ada konsekuensi bagi siapa pun yang melampaui batas tersebut," lanjut pernyataan itu.

Perdana Menteri Belanda, Rob Jetten, juga mengecam keras pelecehan yang diterima para pemain tim nasional. Ia berharap pihak kejaksaan benar-benar memproses kasus tersebut agar menjadi peringatan bagi masyarakat. "Apa yang terjadi setelah pertandingan babak 32 besar itu tentu sama sekali tidak bisa diterima," kata Jetten kepada wartawan.

"Ketika mereka mengenakan seragam oranye, mereka adalah 'anak-anak kita' dan tidak ada yang mempersoalkan warna kulit mereka. Namun, begitu seseorang gagal mengeksekusi penalti, ujaran kebencian langsung bermunculan dari berbagai arah," tegas Jetten.

KNVB berharap proses hukum terhadap para pelaku dapat menjadi langkah nyata dalam memerangi rasisme di dunia sepak bola. Federasi juga menegaskan akan terus memberikan dukungan kepada para pemain yang menjadi korban pelecehan agar dapat kembali fokus menjalani karier mereka bersama tim nasional maupun klub.

Artikel Tag: Belanda, Piala Dunia, Maroko, Piala Dunia 2026, KNVB

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/knvb-laporkan-pelecehan-rasial-usai-belanda-tersingkir-di-piala-dunia-2026
150
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini