Kontroversi VAR Warnai Kekalahan Mesir, EFA Ancam Ambil Langkah Resmi
Mesir via gettyimages
Berita Sepak Bola: Asosiasi Sepak Bola Mesir (EFA) mengkritik keputusan wasit dalam kekalahan 3-2 Mesir melawan Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026, dan menyatakan tidak akan tinggal diam atas apa yang mereka sebut sebagai penggunaan sistem VAR yang tidak tepat.
The Pharaohs tampaknya akan menciptakan salah satu kejutan terbesar di turnamen ini ketika unggul 2-0 atas juara bertahan Argentina ketika laga menyisahkan 11 menit, namun kemudian kebobolan tiga gol di menit-menit akhir dan tersingkir.
EFA mengklaim beberapa keputusan selama pertandingan telah secara langsung mempengaruhi hasil laga.
"Beberapa insiden penting menimbulkan kekhawatiran serius dan meninggalkan pertanyaan mendalam tentang konsistensi dan keadilan keputusan yang secara langsung mempengaruhi jalannya pertandingan," demikian bunyi pernyataan dari federasi tersebut.
Sejumlah pakar sepak bola dan analis spesialis, baik lokal maupun internasional, menyoroti insiden-insiden kontroversial dan berpengaruh yang dilakukan oleh wasit selama pertandingan.
"Hal ini menggarisbawahi pentingnya menjaga standar integritas, keadilan, dan transparansi tertinggi dalam pengawasan pertandingan, khususnya dalam kompetisi sebesar dan sepenting Piala Dunia."
Sebagian besar kontroversi berpusat pada gol Mostafa Zico pada menit ke-62. Gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR mengidentifikasi adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Mesir dalam proses terjadinya gol tersebut.
Rasa frustrasi mereka semakin mendalam menjelang akhir pertandingan ketika wasit tidak memberikan penalti setelah Hamdy Fathy terjatuh karena bajunya ditarik, situasi itu dimanfaatkan Argentina untuk menyerang dan mencetak gol kemenangan di menit ke-92.
Artikel Tag: Argentina, Piala Dunia, Mesir, Piala Dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/kontroversi-var-warnai-kekalahan-mesir-efa-ancam-ambil-langkah-resmi
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini