Lamine Yamal Tinggalkan Lapangan Usai Nyanyian Islamofobia
Lamine Yamal Tinggalkan Lapangan Usai Nyanyian Islamofobia - sumber: (footballespana)
Berita Liga Spanyol kali ini datang dari RCDE Stadium yang menjadi saksi malam yang memalukan bagi tim nasional Spanyol menjelang Piala Dunia 2026. Apa yang seharusnya menjadi perayaan bagi La Roja sebelum bertolak ke Amerika Serikat sebagai salah satu tim favorit, justru dinodai oleh nyanyian bernada Islamofobia dari sebagian suporter.
Insiden tersebut terjadi dua kali di babak pertama dan sekali lagi di babak kedua, dengan sejumlah besar pendukung ikut ambil bagian dalam nyanyian ‘Siapa yang tidak melompat adalah muslim’. Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengecam keras insiden ini usai pertandingan, sementara Presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), Rafael Louzan, menyebutnya sebagai kejadian terisolasi.
Lamine Yamal, salah satu bintang muda Spanyol yang juga beragama Islam, terlihat murung di bangku cadangan saat pertandingan berlangsung. Ketika para pemain Spanyol mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar sebelum menuju Piala Dunia, Yamal memilih untuk langsung menuju ruang ganti, menghindari lap perpisahan.
Usai pertandingan imbang 0-0 melawan Mesir, Yamal meninggalkan stadion melalui pintu keluar tersembunyi dengan ditemani petugas keamanan. Pemain berusia 18 tahun itu tampak terpukul dengan kejadian yang terjadi di lapangan. Sebelumnya, Yamal sudah pernah mengalami pelecehan rasial di Santiago Bernabeu, namun ini adalah kali pertama ia mengalaminya dari pendukung timnya sendiri.
Gelandang Spanyol, Pedri, juga menyuarakan kecamannya terhadap nyanyian bernada rasial tersebut. Ia menekankan perlunya kerja sama dari semua pihak untuk menghapus hal seperti ini dari stadion sepak bola. "Kami tidak mendukung nyanyian rasial dalam bentuk apapun. Kita semua harus bekerja sama untuk menghapusnya dari lapangan sepak bola," tegas Pedri.
Artikel Tag: La Roja, Pedri, Lamine Yamal
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/lamine-yamal-tinggalkan-lapangan-usai-nyanyian-islamofobia
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini