Langsung Digantikan Zidane, Deschamps Merasa Diabaikan Oleh FFF
Didier Deschamps
Berita Sepak Bola Internasional: Karier kepelatihan Didier Deschamps di timnas Perancis telah berakhir dengan kurang baik untuk sisi sang pelatih dikarenakan ia kabarnya merasa diabaikan oleh Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) karena sebelum eranya berakhir mereka telah menyiapkan Zinedine Zidane sebagai penggantinya.
Berakhirnya masa kepemimpinan bersejarah Didier Deschamps selama 14 tahun sebagai manajer Prancis ditandai dengan rasa terisolasi dan kepahitan. Terlepas dari kesuksesannya yang tak tertandingi, termasuk kemenangan Piala Dunia 2018, Deschamps merasa Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) telah menjadi dingin terhadapnya selama turnamen terakhirnya di Amerika Serikat.
Berbicara tentang keputusannya untuk mundur setelah Piala Dunia 2026. blak-blakan mengenai tekanan yang dihadapinya. “Ini demi kebaikan tim Prancis. Sejujurnya, saya tidak membuat keputusan ini untuk diri saya sendiri. Karena lingkungan di sekitar saya sangat tidak tertahankan, tim Prancis tidak pantas menerima itu,” ujarnya. Menurut mantan pelatih Marseille itu, ketegangan mencapai titik puncaknya setelah Les Bleus tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Sepanjang tahap akhir masa jabatannya, Zinedine Zidane sudah membayangi tim nasional Prancis. Keinginan publik untuk melihat mantan bos Real Madrid itu mengambil alih kendali menciptakan dinamika yang sulit bagi pelatih 57 tahun itu, yang merasa FFF secara aktif mempersiapkan transisi tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan Paris Match Minggu ini, Jurnalis François Vignolle, salah satu penulis buku 'Des étoiles dans leurs yeux', mencatat bahwa sang manajer merasa sangat kurang mendapat dukungan.
Vignolle menggambarkan bahwa markas tim sudah terbelah dengan menyatakan bahwa ada tembok Boston di antara hotel Four Seasons di mana tim dan staf FFF di sekitar presiden Phillippe Diallo bermalam. Perasaan diabaikan oleh hierarki ini membuat Deschamps merasa rentan dan tidak dihargai, meskipun telah lama mengabdi kepada negara. Perasaan bahwa FFF sudah dalam pembicaraan atau setidaknya secara mental berkomitmen pada Zidane membuat posisinya terasa hanya dapat dipertahankan hingga peluit akhir kompetisi berbunyi.
Deschamps mencoba mengendalikan narasi di awal tahun 2025 dengan mengumumkan niatnya untuk pergi setelah Piala Dunia 2026. Dengan melakukan itu, ia berharap untuk menjernihkan suasana dan memungkinkan tim untuk fokus pada tujuan olahraga mereka tanpa spekulasi terus-menerus mengenai masa depannya. Langkah ini dilihat sebagai cara untuk "meredakan" dirinya sendiri dan federasi dari tekanan media yang semakin meningkat.
Artikel Tag: Perancis, FFF, Deschamps
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/langsung-digantikan-zidane-deschamps-merasa-diabaikan-oleh-fff
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini