Larangan Terpanjang dalam Sejarah Liga Inggris: 17 Kasus Terburuk
Larangan Terpanjang dalam Sejarah Liga Inggris: 17 Kasus Terburuk - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Larangan bermain terpanjang dalam sejarah Premier League tak hanya disebabkan oleh pelanggaran di lapangan. Beberapa pemain harus menepi akibat insiden di luar lapangan, seperti pelanggaran aturan taruhan dan penggunaan zat terlarang. Berikut adalah daftar larangan terpanjang yang pernah dijatuhkan kepada pemain Premier League.
Rodrigo Bentancur – Tujuh Pertandingan
Rodrigo Bentancur dari Tottenham dijatuhi larangan bermain tujuh pertandingan setelah membuat pernyataan rasial tentang rekan setimnya, Son Heung-min, dalam wawancara dengan televisi Uruguay menjelang Copa America 2024. Meski Bentancur telah meminta maaf dan Son memaafkannya, FA tetap menjatuhkan sanksi serta denda £100,000.
Aleksandar Mitrovic – Delapan Pertandingan
Insiden terjadi saat Mitrovic, pemain Fulham, mendorong wasit Chris Kavanagh dalam pertandingan Piala FA melawan Manchester United. Aksi protes keras setelah kartu merah kepada Willian dan Marco Silva membuatnya dihukum larangan bermain delapan pertandingan. Mitrovic kembali bermain saat Fulham menang melawan Southampton.
Luis Suarez – Delapan Pertandingan
Luis Suarez terkena larangan delapan pertandingan setelah dinyatakan bersalah atas pelecehan rasial terhadap Patrice Evra dari Manchester United pada Desember 2011. Selain larangan bermain, ia juga didenda £40,000. Kontroversi berlanjut saat Suarez menolak berjabat tangan dengan Evra pada pertandingan berikutnya.
Luis Suarez – 10 Pertandingan
Suarez kembali masuk daftar dengan larangan 10 pertandingan setelah menggigit Branislav Ivanovic dari Chelsea pada 2013. Tindakan ini menjadi salah satu momen paling kontroversial di Premier League. Suarez sebelumnya juga dijatuhi sanksi untuk tindakan serupa terhadap Giorgio Chiellini di Piala Dunia.
David Prutton – 10 Pertandingan
David Prutton dari Southampton mendapat larangan 10 pertandingan dan denda £6,000 setelah mendorong wasit Alan Wiley dalam pertandingan melawan Arsenal pada 2005. Insiden ini menjadi salah satu larangan terpanjang untuk penyerangan terhadap ofisial pertandingan di Premier League.
Paolo Di Canio – 11 Pertandingan
Paolo Di Canio dijatuhi larangan 11 pertandingan dan denda £10,000 setelah mendorong wasit Paul Alcock dalam pertandingan antara Sheffield Wednesday dan Arsenal pada 1998. Meskipun tindakan tersebut membuat reputasinya tercoreng, Di Canio kemudian kembali berlaga dengan cemerlang.
Joey Barton – 12 Pertandingan
Pemain QPR, Joey Barton, dilarang bermain 12 pertandingan setelah menyerang tiga pemain Manchester City dalam satu pertandingan. Barton didenda £75,000 atas tindakannya yang melibatkan Carlos Tevez, Sergio Aguero, dan Vincent Kompany, serta dinyatakan bersalah atas dua tuduhan perilaku kekerasan.
Kolo Toure – Enam Bulan
Kolo Toure dari Manchester City mendapat larangan enam bulan setelah dinyatakan positif menggunakan zat peningkat kinerja pada 2011. Toure mengklaim bahwa hasil tes positif disebabkan oleh konsumsi tablet air milik istrinya. Setelah investigasi, larangan tersebut dicabut dan Toure kembali bermain.
Adrian Mutu – Tujuh Bulan
Adrian Mutu, penyerang Chelsea, dilarang bermain selama tujuh bulan setelah tes positif kokain pada 2004. Chelsea kemudian memutus kontraknya dan menuntut kompensasi atas pelanggaran kontrak. Mutu menyelesaikan program rehabilitasi dan diharuskan membayar kompensasi kepada klub lamanya.
Ivan Toney – Delapan Bulan
Ivan Toney dari Brentford dijatuhi larangan delapan bulan setelah melanggar aturan taruhan FA sebanyak 232 kali antara 2017 dan 2021. Selain larangan bermain, Toney juga didenda £50,000. Toney kembali bermain pada 2024, meskipun kesulitan menemukan performa terbaiknya, ia tetap dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik di liga.
Artikel Tag: Luis Suarez, Rodrigo Bentancur, Aleksandar Mitrovic, Joey Barton
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/larangan-terpanjang-dalam-sejarah-liga-inggris-17-kasus-terburuk
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini