Liam Rosenior Tegas soal Rasisme Usai Kasus Vinicius Junior

Penulis: Fery Andriyansyah
Jumat 20 Feb 2026, 06:30 WIB - 105 views
Pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior

Pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior. (Foto: Darren Walsh/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, melontarkan pernyataan tegas terkait isu rasisme yang kembali mencoreng dunia sepak bola. Ia menilai siapa pun yang terbukti bersalah melakukan tindakan rasial tidak seharusnya mendapat tempat dalam permainan ini.

Komentar tersebut muncul setelah insiden yang melibatkan penyerang Vinicius Junior dalam laga Liga Champions di Lisbon. Pemain Real Madrid itu sempat menolak melanjutkan pertandingan karena mengaku menerima pelecehan rasial dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

Pihak Benfica membantah tuduhan tersebut dan menyebut adanya “kampanye pencemaran nama baik”, sementara manajer mereka, Jose Mourinho, menuding Vinicius memancing situasi lewat selebrasi golnya. Prestianni sendiri membantah melakukan penghinaan rasial, namun terancam sanksi minimal 10 pertandingan di kompetisi Eropa jika terbukti bersalah.

Liam Rosenior tidak mengomentari kasus itu secara spesifik, tetapi menegaskan pentingnya sikap tegas dari otoritas. “Itu menyedihkan. Ada konteks yang perlu dipahami dalam situasi ini. Apa yang bisa saya katakan, segala bentuk rasisme di masyarakat tidak dapat diterima,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Ketika Anda melihat seorang pemain begitu terpukul seperti Vinicius Junior, biasanya ada alasan di baliknya. Saya sendiri pernah mengalami pelecehan rasial.”

Menurutnya, dinilai secara negatif atas sesuatu yang seharusnya dibanggakan adalah perasaan paling menyakitkan. “Ketika Anda dihakimi karena sesuatu yang seharusnya membuat Anda bangga, itu adalah perasaan terburuk yang bisa dibayangkan. Ada sejarah panjang dalam persoalan rasisme.”

Rosenior, yang memiliki latar belakang keturunan campuran, pernah menulis surat terbuka kepada Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, setelah kematian George Floyd pada 2020 yang memicu gelombang gerakan Black Lives Matter. Ia kembali menegaskan bahwa diskriminasi adalah persoalan luas, bukan sekadar masalah sepak bola.

“Jika ada pelatih, pemain, atau manajer yang terbukti bersalah melakukan rasisme, mereka tidak seharusnya berada di permainan ini. Sesederhana itu bagi saya,” tegas Rosenior.

Ia juga menyoroti adanya pembagian dan prasangka di masyarakat, termasuk di media dan media sosial. “Banyak orang membuat penilaian berdasarkan orientasi seksual, negara asal, agama, atau warna kulit. Itu membuat saya muak. Orang-orang harus dimintai pertanggungjawaban lebih besar agar hal-hal seperti ini benar-benar diberantas.”

Artikel Tag: Chelsea, Vinicius Junior, Liam Rosenior

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/liam-rosenior-tegas-soal-rasisme-usai-kasus-vinicius-junior
105
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini