Lionel Scaloni Akui Argentina Dipaksa Menderita oleh Tanjung Verde

Penulis: Fery Andriyansyah
Sabtu 04 Jul 2026, 21:00 WIB - 95 views
Lionel Scaloni sebut laga kontra Tanjung Verde jauh dari kata mudah

Lionel Scaloni sebut laga kontra Tanjung Verde jauh dari kata mudah. (Foto: Ezra Shaw - FIFA/FIFA via Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Piala Dunia: Lionel Scaloni mengaku lega setelah Argentina mengalahkan Tanjung Verde 3-2 melalui babak tambahan pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7/2026) pagi WIB di Miami Stadium. Pelatih La Albiceleste itu mengatakan pertandingan tersebut menjadi bukti bahwa tidak ada lawan yang bisa dianggap mudah di fase gugur.

Argentina datang sebagai unggulan, tetapi dua kali kehilangan keunggulan setelah Tanjung Verde mampu menyamakan skor. Pertandingan baru ditentukan setelah babak tambahan, membuat sang juara bertahan harus menguras tenaga demi mengamankan tiket ke perempat final.

Berbicara kepada wartawan seusai pertandingan, Lionel Scaloni menilai kemenangan itu menjadi jawaban bagi anggapan bahwa La Albiceleste mendapat jalur yang mudah di fase gugur.

"Itu untuk mereka yang mengatakan kami mendapatkan jalur yang mudah. Memang kami pantas menang dan lolos, tetapi ini adalah pertandingan yang sangat sulit," ujar Scaloni.

Pelatih berusia 48 tahun itu mengungkapkan para pemainnya mengakhiri pertandingan dalam kondisi kelelahan akibat harus bermain hingga babak tambahan. Meski demikian, ia memuji daya juang yang diperlihatkan anak asuhnya sepanjang pertandingan.

"Mereka menyelesaikan pertandingan dalam kondisi benar-benar kelelahan. Masih ada beberapa hal yang harus kami perbaiki, tetapi mereka telah menunjukkan daya juang. Para pemain kelelahan karena harus bermain terlalu lama dan beberapa mengalami kram. Namun, ketika mereka bermain dengan hati, mereka mampu mengatasi apa pun," kata Scaloni.

Scaloni mengakui dirinya sempat berharap pertandingan segera berakhir setelah Tanjung Verde kembali menyamakan kedudukan lewat gol indah Sidny Lopes Cabral pada babak tambahan. Namun, ia mengaku tetap yakin timnya mampu melewati situasi sulit tersebut.

"Saya hanya ingin pertandingan segera berakhir. Anda melihat sendiri betapa indahnya gol yang mereka cetak. Saya selalu waspada. Saya sebenarnya lebih tenang daripada yang terlihat. Semua orang mengira pertandingan ini akan mudah, tetapi kami tahu kenyataannya tidak seperti itu," tuturnya.

Ketika ditanya apakah status sebagai favorit menjadi beban bagi Argentina, Lionel Scaloni langsung menepis anggapan tersebut. Menurutnya, kekuatan terbesar La Albiceleste justru terletak pada semangat juang yang tidak pernah padam.

"Tidak. Hal terbaik dari tim ini adalah mereka terus melangkah, terus melangkah, dan terus melangkah. Para pemain selalu menyerang dengan sepenuh hati. Saya pikir kami mampu menjawab tantangan itu. Kondisi lapangan juga cukup aneh karena bola tidak mengalir seperti biasanya, sehingga situasinya tidak ideal," jelas Scaloni.

Menutup konferensi pers, Scaloni menyebut pertandingan melawan Tanjung Verde menggambarkan karakter sepak bola Argentina yang selalu harus melalui perjuangan berat. Ia yakin pengalaman tersebut justru akan membuat timnya semakin kuat menghadapi laga-laga berikutnya.

"Menjadi orang Argentina berarti harus siap menderita. Tanjung Verde bermain dengan 200 persen kemampuan mereka dan dalam sepak bola itu bisa menyamakan perbedaan kualitas. Para suporter memahami bahwa bersama Argentina tidak ada yang mudah. Ada sesuatu yang istimewa pada seragam ini. Kami akan terus melangkah dan saya yakin kami keluar dari pertandingan ini sebagai tim yang lebih kuat," pungkasnya.

Artikel Tag: Argentina, Piala Dunia, Piala Dunia 2026, Lionel Scaloni

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/lionel-scaloni-akui-argentina-dipaksa-menderita-oleh-tanjung-verde
95
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini