Longoni: Pertama Bisa Dimaafkan, yang Kedua Rafael Leao Keterlaluan

Penulis: Uphit Kratos
Minggu 14 Jun 2026, 00:05 WIB - 116 views
Rafael Leao

Rafael Leao

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Jurnalis Andrea Longoni akui kepergian Rafael Leao dari AC Milan sudah wajar, tapi kecam keras komentar winger Portugal di wawancara kedua yang dinilai keterlaluan.

Jurnalis veteran Italia, Andrea Longoni, yang selama ini memantau situasi di kubu AC Milan dengan kritis, kembali angkat bicara soal Rafael Leao dalam wawancara terbarunya bersama MilanNews.

Kali ini fokusnya bukan pada keputusan sang pemain untuk hengkang, melainkan pada cara Leao menyampaikannya kepada publik. Longoni membedakan secara tegas antara 2 wawancara yang diberikan Leao dalam waktu berdekatan.

Wawancara pertama di televisi Portugal, di mana ia menyebut dirinya siap untuk petualangan baru, masih bisa diterima. Namun wawancara kedua, yang lebih panjang dan lebih keras isinya, sudah melampaui batas.

"Saya pikir memang sudah saatnya berpisah, sebuah masa telah berakhir, tapi saya tidak senang dengan cara ini ditangani. Ada pemain lain yang tidak bahagia, tapi mereka tidak pernah berbicara seperti ini, seolah-olah melarikan diri.” ujar Longoni.

"Saya bahkan memaafkannya untuk wawancara pertamanya, tapi komentar terbarunya sudah berlebihan dan tidak pada tempatnya. Yang lebih serius lagi adalah tidak ada seorang pun dari Milan yang mengatakan apapun kepadanya, sebuah simbol dari sebuah klub dalam kesulitan yang sangat parah,"

Pernyataan Longoni menyoroti dua permasalahan sekaligus, sikap Leao yang dinilai tidak menghormati institusi yang membesarkannya, dan kekosongan otoritas di internal Milan yang bahkan tidak mampu merespons pernyataan publik seorang pemain milik mereka sendiri.

Artikel Tag: AC Milan, Liga Italia, Rafael Leao

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/longoni-pertama-bisa-dimaafkan-yang-kedua-rafael-leao-keterlaluan
116
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini