Maldini Ungkap Kekecewaan Mendalam dalam 17 Hari Bersama Timnas Italia

Penulis: Amalia Sihotang
Minggu 09 Agu 2026, 18:33 WIB - 107 views
Maldini Ungkap Kekecewaan Mendalam dalam 17 Hari Bersama Timnas Italia - sumber: (footballitalia)

Maldini Ungkap Kekecewaan Mendalam dalam 17 Hari Bersama Timnas Italia - sumber: (footballitalia)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Paolo Maldini, legenda AC Milan dan mantan Direktur Teknik FIGC, mengungkapkan pandangannya yang penuh emosi setelah masa jabatannya yang singkat sebagai direktur teknik FIGC. Dalam wawancara eksklusif dengan Corriere della Sera, Maldini menyesalkan bagaimana peran strategisnya di FIGC hanya bertahan selama 17 hari dan berbagi cerita tentang usahanya yang gagal untuk merekrut pelatih-pelatih ternama seperti Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti, serta upayanya yang terhalang untuk menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih kepala tim nasional Italia.

Maldini, yang diharapkan akan menjadi Presiden Club Italia, organisasi pengelola sepak bola di semua tingkatan di Italia, merasa bahwa janji-janji yang diberikan kepadanya tidak ditepati. Ketika ditanya tentang karakter pribadinya, yang sering kali dianggap sulit oleh beberapa kritikus, Maldini menjawab dengan tegas bahwa ia hanya ingin melakukan segala sesuatu dengan cara yang benar dan transparan. Dia menegaskan bahwa mereka yang telah bekerja dengannya mengenalnya dengan baik dan jika itu membuatnya dianggap tidak kompromi, maka dia menerima label tersebut dengan bangga.

Dalam wawancara tersebut, Maldini juga menyampaikan rasa hormat dan penghormatannya kepada Franco Baresi, rekan setim dan teman lama yang menjadi teladan kepemimpinan baginya. Maldini menyatakan bahwa Baresi menunjukkan kepadanya bagaimana menjadi pemimpin sejati, dengan tindakan nyata daripada banyak kata-kata.

Salah satu sorotan dari masa jabatan singkat Maldini di FIGC adalah usahanya untuk merekrut pelatih baru untuk tim nasional Italia. Maldini berusaha mendekati Guardiola dan Ancelotti, namun keduanya menolak tawaran tersebut. Maldini juga berencana menunjuk Andrea Pirlo, namun rencana ini diblokir oleh perubahan kesepakatan yang dilakukan oleh Presiden FIGC Giovanni Malagò. Maldini pun memutuskan untuk mengundurkan diri setelah merasa otoritas yang dijanjikan kepadanya tidak diberlakukan.

Dalam perbincangan mengenai proyek besar yang ingin ia jalankan, Maldini menekankan perlunya perubahan radikal dalam pendekatan sepak bola Italia, dengan fokus pada teknik dan mentalitas menyerang. Dia menyoroti pentingnya pelatihan bakat-bakat muda dan dukungan terhadap seluruh rantai pasokan sistem pemuda. Meski demikian, ia merasa bahwa perhatian yang berlebihan terhadap tim nasional tanpa memperhatikan pembangunan ulang sepak bola Italia secara keseluruhan adalah langkah yang keliru.

Maldini juga berbicara tentang tantangan yang dihadapinya, seperti masalah dengan keterlibatan Andrea Pirlo dengan situs taruhan Rusia yang sempat menjadi penghalang. Meski begitu, ia merasa bahwa hal tersebut dibesar-besarkan dan yakin bahwa Pirlo adalah orang yang baik dan tidak pantas mendapatkan kritik berlebihan.

Meskipun akhirnya Claudio Ranieri yang mengambil alih peran yang awalnya ditujukan untuk Maldini, Maldini masih percaya bahwa pekerjaan besar menanti dan khawatir bahwa pembenahan sepak bola Italia mungkin akan terabaikan. Dia mengungkapkan keprihatinan bahwa impiannya untuk membangun kembali tim yang kompetitif untuk generasi mendatang terhenti. Bagi Maldini, proyek tersebut adalah kesempatan untuk mengubah identitas sepak bola Italia secara mendasar dan sangat disayangkan tidak dapat terwujud.

Artikel Tag: AC Milan, FIGC, Paolo Maldini

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/maldini-ungkap-kekecewaan-mendalam-dalam-17-hari-bersama-timnas-italia
107
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini