Maroko Bidik Sejarah AFCON, Regragui Tepis Isu Keuntungan Tuan Rumah

Penulis: Depe Ptr
Rabu 14 Jan 2026, 08:59 WIB - 148 views
Maroko Bidik Sejarah AFCON, Regragui Tepis Isu Keuntungan Tuan Rumah

Walid Regragui / via Gettyimages

Ligaolahraga.com -

Berita Sepak Bola: Tim nasional Maroko memiliki peluang besar untuk mencatat sejarah saat menghadapi Nigeria di semifinal Piala Afrika (AFCON).

Tuan rumah menikmati perjalanan impian di turnamen AFCON pertama yang mereka selenggarakan sendiri sejak 1988, ketika Kamerun keluar sebagai juara.

Namun, tim asuhan pelatih Walid Regragui memiliki kesempatan untuk membuat sejarah dengan kemenangan di semifinal, yang akan mengamankan tempat mereka di final AFCON untuk pertama kalinya sejak 2004.

Tim ini telah mengalahkan Tanzania dan Kamerun di babak gugur dalam perjalanannya menuju semifinal, tetapi kemajuan negara tersebut dikritik oleh media karena mereka adalah negara tuan rumah.

Beberapa komentator siaran dan pendukung daring menyesalkan adanya kelonggaran yang dirasakan terhadap Maroko dari pihak penyelenggara turnamen.

Namun, Regragui menepis teori konspirasi tersebut, dengan mengatakan: "Sangat disayangkan jika kita menempuh jalan ini.

"Mereka ingin membuat orang percaya bahwa pertandingan selalu dimenangkan dengan cara ini. Janganlah kita menipu diri sendiri, di benua Afrika selalu begitu kebiasaan menabur keraguan dan kontroversi. Kalian para jurnalis perlu melakukan pekerjaan kalian.

"Penalti bisa diberikan dengan cara tertentu di satu pertandingan dan tidak di pertandingan lain. Pelanggaran handball bisa diputuskan di satu pertandingan dan tidak di pertandingan lain.

"Saya sering menonton pertandingan karena kami memiliki banyak pemain di Eropa, dan kontroversi yang terjadi sama saja di mana pun, baik di Afrika maupun di Eropa."

Artikel Tag: Maroko, Piala Afrika, AFCON

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/maroko-bidik-sejarah-afcon-regragui-tepis-isu-keuntungan-tuan-rumah
148
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini