Matthias Jaissle Punya Cara Sendiri Bawa Newcastle Mengejar Trofi

Penulis: Fery Andriyansyah
Rabu 26 Agu 2026, 00:00 WIB - 107 views
Matthias Jaissle tak mau terjebak nostalgia kejayaan Newcastle United

Matthias Jaissle tak mau terjebak nostalgia kejayaan Newcastle United. (Foto: Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Matthias Jaissle tidak membutuhkan rekaman perayaan trofi Carabao Cup Newcastle United pada 2025 untuk memahami besarnya arti kompetisi tersebut bagi klub. Setelah memulai musim dengan hasil positif melawan Liverpool, Jaissle kini fokus membawa Newcastle menghadapi West Bromwich Albion pada Kamis (27/8/2026) dini hari WIB dalam putaran kedua Carabao Cup.

Lebih dari 300.000 pendukung Newcastle memenuhi jalanan kota ketika Eddie Howe mengangkat trofi domestik pertama klub dalam 70 tahun pada 2025. Matthias Jaissle sangat menghormati pencapaian Howe selama lima tahun menangani The Magpies, termasuk satu trofi dan dua kali membawa klub tampil di Liga Champions, tetapi ia merasa sudah waktunya membuka lembaran baru.

"Mereka mencoba meyakinkan saya untuk melihat rekamannya. Itu tidak diperlukan. Semuanya sudah berlalu. Carabao Cup adalah kompetisi besar dan penting bagi klub. Kami menyadari hal itu, kami menantikannya dan ingin bermain di babak ini," kata Matthias Jaissle.

Menurut Jaissle, fokus utama sebelum menentukan susunan pemain adalah mengevaluasi kondisi skuad setelah pertandingan melawan Liverpool. Beberapa pemain mengalami kelelahan, sementara sebagian lainnya memiliki masalah cedera ringan. Karena jadwal yang padat, staf kepelatihan Newcastle akan mempertimbangkan kondisi fisik pemain sebelum menentukan siapa yang tampil melawan West Brom.

"Kami harus pragmatis. Kami memiliki fasilitas latihan kelas dunia. Para pemain bisa datang, sarapan dengan baik, kemudian menganalisis pertandingan, makan siang, lalu pulang dan beristirahat. Kami memiliki fasilitas untuk memulihkan kondisi mental dan fisik," ujar Jaissle.

Jaissle juga mempertimbangkan memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda dalam pertandingan tersebut. Leo Shahar dan Mason Miley berpeluang tampil, sementara Ewen Jaouen serta Bazoumana Toure juga dapat menjalani debut senior bersama Newcastle. Keputusan itu menjadi bagian dari upaya Jaissle melihat perkembangan talenta akademi secara langsung.

"Saya ingin melihat pemain-pemain muda dan talenta sebanyak mungkin karena itu memberikan perasaan yang bagus. Anda bisa melihat perkembangan mereka dan apakah mereka semakin dekat dengan tim utama. Kami ingin mereka mendekati menit bermain pertama di Premier League," jelasnya.

Meski demikian, Jaissle memahami tidak semua pemain muda harus mendapatkan menit bermain di Newcastle. Beberapa dapat berkembang lebih baik melalui peminjaman, terutama jika kesempatan tampil di tim utama terbatas. Karena itu, ia ingin menunggu perkembangan bursa transfer sebelum menentukan masa depan para pemain tersebut secara permanen.

"Kami harus cerdas dalam mengambil keputusan. Mereka berlatih bersama kami, tetapi kenyataannya mereka membutuhkan menit bermain untuk berkembang. Jadi, kami harus menyeimbangkannya dan keputusan itu akan dibuat menjelang akhir bursa transfer," tambah Jaissle.

Jaissle sendiri sudah memiliki pengalaman memenangkan trofi bersama Al-Ahli dan RB Salzburg. Kini, ia berpeluang memulai perjalanan baru bersama Newcastle melalui Carabao Cup. Ketika ditanya apakah pengalaman tersebut bisa membantunya membawa kesuksesan ke Tyneside, Jaissle hanya tersenyum sebelum memberikan jawaban singkat. "Ya, itu akan menyenangkan," ucap Jaissle.

Artikel Tag: Newcastle United, Matthias Jaissle

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/matthias-jaissle-punya-cara-sendiri-bawa-newcastle-mengejar-trofi
107
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini