Michail Antonio Kritik Cara Graham Potter Tangani Kepergiannya

Penulis: Fery Andriyansyah
Jumat 06 Mar 2026, 19:30 WIB - 190 views
Michail Antonio kecewa dengan kepemimpinan Graham Potter di West Ham

Michail Antonio kecewa dengan kepemimpinan Graham Potter di West Ham. (Foto: James Gill - Danehouse/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Michail Antonio mengungkapkan kekecewaannya terhadap cara West Ham United menangani kepergiannya dari klub, terutama terkait peran mantan manajer Graham Potter dalam proses tersebut. Ia merasa tidak diberi kesempatan untuk mengucapkan perpisahan yang layak kepada para penggemar.

Antonio merupakan salah satu pemain yang cukup dikenang oleh pendukung West Ham setelah bertahun-tahun membela klub tersebut. Namun kariernya di London Stadium sempat terganggu setelah mengalami cedera serius akibat kecelakaan mobil yang menyebabkan patah kaki.

Cedera tersebut membuatnya absen cukup lama dan kesulitan kembali mendapatkan tempat di tim utama setelah pulih. Kontrak Antonio bersama West Ham akhirnya berakhir pada musim panas 2025, tepat ketika ia masih berusaha menyelesaikan proses pemulihannya.

Dalam wawancara dengan BBC Sport, Antonio mengakui bahwa ia masih memiliki rasa cinta yang besar terhadap klub yang telah lama dibelanya. “Saya memiliki begitu banyak cinta untuk West Ham,” kata Antonio.

Namun ia juga menilai cara klub menangani kepergiannya terasa berat untuk diterima. “Cara semuanya terjadi adalah pil pahit yang harus saya telan.”

Michail Antonio juga menyayangkan dirinya tidak diberi kesempatan untuk berpamitan langsung dengan para penggemar di London Stadium setelah bertahun-tahun bermain untuk klub tersebut.

Sementara itu, masa kepemimpinan Graham Potter di West Ham United memang tidak berjalan mulus. Selain hasil pertandingan yang kurang konsisten, beberapa keputusan manajerialnya juga sempat mendapat kritik dari berbagai pihak.

Setelah meninggalkan West Ham, Antonio akhirnya melanjutkan kariernya di Qatar dengan bergabung bersama Al Sailiya. Pemain berusia 35 tahun itu mengakui bahwa beberapa klub Inggris sempat mempertimbangkan untuk merekrutnya. Ia bahkan sempat melakukan pembicaraan dengan Brentford dan Leicester City.

Namun kedua peluang tersebut tidak berujung pada kesepakatan sehingga Antonio memilih melanjutkan kariernya di luar Inggris. Meski perjalanan kariernya di West Ham berakhir dengan cara yang tidak ia harapkan, Antonio tetap dikenang sebagai salah satu pemain penting dalam sejarah modern klub tersebut.

Artikel Tag: West Ham United, michail antonio, Graham Potter

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/michail-antonio-kritik-cara-graham-potter-tangani-kepergiannya
190
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini