Musmarra: Marcus Thuram Dirugikan, VAR Seharusnya Turun Tangan

Penulis: Uphit Kratos
Minggu 18 Okt 2026, 23:40 WIB - 109 views
Marcus Thuram

Marcus Thuram

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Alfio Musmarra menilai Marcus Thuram dirugikan karena penalti tak diberikan dan malah dikartu, serta mempertanyakan mengapa VAR tidak turun tangan.

Jurnalis Italia, Alfio Musmarra mengomentari babak kedua dalam kemenangan 3-1 Inter Milan atas Bologna. Lewat kanal YouTube-nya, dia menyoroti pergantian pemain Cristian Chivu dan keputusan wasit Daniele Doveri terhadap Marcus Thuram.

"Di babak kedua, tim menemukan kembali jarak antar lini. Saya suka mentalitas dan kesungguhannya. Mereka bagus, pelatih juga bagus dalam pergantian pemain. Saat ini yang harus turun ke lapangan adalah yang sedang dalam kondisi baik.” ujarnya.

“Bonny dan Carlos Augusto harus bermain. Saya tidak bisa tidak menyebut kejadian di babak kedua: Thuram ditolak penalti yang sangat besar, raksasa, jelas. Bukan hanya itu, Doveri juga memberinya kartu kuning.”

“Kalau tidak mau memberi penalti, oke, tetapi kartu kuningnya tidak masuk akal. Mengapa VAR tidak turun tangan? Itu kesalahan jelas dan nyata."

Sandro Sabatini punya pandangan serupa soal kartu kuning itu. Menurutnya, wasit keliru memberi kartu untuk simulasi karena Thuram yang menendang kaki Darmian: "Tidak ada penalti, tetapi juga tidak ada simulasi."

Sabatini juga menyebut Bonny, Mkhitaryan, Carlos Augusto, dan Calhanoglu masuk dari bangku cadangan. Pelatih Bologna Raffaele Palladino mengakui timnya menurun di babak kedua setelah tampil baik di babak pertama.

Hasil ini membuat Inter kini mencatat 6 kemenangan dalam 7 laga Serie A, mengumpulkan 19 point, membuat mereka makin kokoh di puncak klasemen.

Artikel Tag: Inter Milan, Bologna, marcus thuram

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/musmarra-marcus-thuram-dirugikan-var-seharusnya-turun-tangan
109
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini