Pascal Struijk Ungkap Kerasnya Latihan di Era Marcelo Bielsa
Pascal Struijk ceritakan ujian mental saat dilatih Marcelo Bielsa. (Foto: MI News/NurPhoto via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Pascal Struijk membagikan kisah awal kariernya saat menembus tim utama Leeds United di bawah Marcelo Bielsa. Bek berusia 26 tahun itu mengaku harus melewati ujian mental berat ketika masih menjadi pemain muda yang berlatih bersama skuad utama.
Pascal Struijk masih bermain di tim U-23 ketika Marcelo Bielsa datang pada 2018, namun ia kerap dipanggil untuk ikut sesi latihan tim utama. Dalam proses tersebut, standar tinggi yang diterapkan sang pelatih membuat pemain muda seperti dirinya harus tampil sempurna tanpa banyak ruang untuk kesalahan.
Ia mengakui metode Bielsa sangat menantang, terutama dari sisi mental. “Dia luar biasa. Sangat intens, tetapi dari segi pengembangan pemain, dia yang terbaik yang pernah saya rasakan,” ujar Struijk dalam podcast resmi klub.
Struijk juga menceritakan pengalaman ketika harus kembali ke tim U-23 jika tidak memenuhi standar. “Jika saya tidak melakukannya dengan cukup baik, dia hanya akan berkata ‘Pascal, selesai’, dan saya harus kembali ke U-23,” jelasnya.
Pengalaman tersebut justru membentuk karakter dan ketangguhan mentalnya. Ia menyadari bahwa tuntutan tinggi dari Bielsa bukan sekadar disiplin, tetapi bagian dari proses untuk menguji kesiapan pemain muda.
Mantan rekan setimnya, Stuart Dallas, juga mengungkapkan hal serupa. Ia menilai metode Bielsa memang dirancang untuk melihat reaksi pemain terhadap tekanan.
“Itu menguji karakter Anda. Dia tidak melakukannya untuk menghancurkan kepercayaan diri, tetapi ingin melihat bagaimana Anda bereaksi,” ujar Dallas.
Ia menambahkan bahwa respons pemain menjadi penilaian penting bagi Bielsa. “Jika Anda kembali dan terus berusaha, itu menunjukkan Anda memang menginginkannya. Tidak semua pemain bisa melakukan itu,” katanya.
Struijk sendiri perlahan mendapatkan kepercayaan di tim utama setelah Leeds United promosi ke Premier League pada 2020. Ia kemudian menjadi bagian penting dalam skuad, termasuk saat membantu tim finis di posisi sembilan musim berikutnya.
Kini, ia menjadi salah satu pemain kunci di lini belakang The Whites dan tetap bertahan meski klub sempat terdegradasi. Perannya bahkan semakin penting di bawah asuhan Daniel Farke.
Perjalanan Struijk menjadi bukti bahwa ketahanan mental dan kerja keras menjadi faktor utama dalam mencapai level tertinggi. Pengalaman di era Bielsa menjadi fondasi penting yang membentuk kariernya hingga saat ini.
Artikel Tag: Marcelo Bielsa, Leeds United, Pascal Struijk
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/pascal-struijk-ungkap-kerasnya-latihan-di-era-marcelo-bielsa
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini